Pos Kamtibmas Biha Dibakar OTK di Makimi

  • 21 Feb 2026 19:03 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Pos pengamanan Kamtibmas di Kampung Biha diduga dibakar orang tak dikenal, Sabtu sore. Peristiwa terjadi di wilayah bendungan Kali Musairo SP1 Lagari Distrik Makimi.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 13.30 hingga 15.00 WIT. Pos tersebut berada dekat akses menuju area perusahaan.

Head Legal PT Kristalin Eka Lestari, Teguh Arif, membenarkan adanya pembakaran pos penjagaan tersebut. Ia mengaku belum menerima laporan lengkap dari lokasi kejadian.

“Dari laporan rekan-rekan kami memang benar ada kejadian pembakaran pos penjagaan,” kata Teguh Arif. Ia menyebut pos itu berbatasan langsung dengan akses menuju perusahaan.

Ia mengatakan pelaku diduga sekelompok orang tak dikenal. “Kejadian terjadi sekitar pukul 13.30 sampai 15.00 WIT dan diduga dilakukan orang tak dikenal,” ujarnya.

Menurutnya belum ada laporan korban jiwa dari insiden tersebut. Pos penjagaan disebut dalam kondisi sepi saat kejadian berlangsung.

“Kami belum mendapatkan informasi apakah ada korban jiwa,” ucapnya. Ia menyebut bangunan pos dilaporkan terbakar habis.

Tim keamanan perusahaan telah mendatangi lokasi setelah kejadian. Mereka memadamkan api yang masih tersisa di bangunan pos.

“Tim keamanan sudah datang ke lokasi dan melakukan pemadaman api,” katanya. Ia memastikan situasi di sekitar lokasi mulai terkendali.

Ia menjelaskan pos tersebut dibangun untuk membantu keamanan wilayah. Pos itu dijaga aparat yang bertugas di wilayah setempat.

Pihak perusahaan mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi kejadian ini. Warga diminta tidak terprovokasi isu yang belum jelas.

“Kami berharap pemantauan keamanan dapat ditingkatkan,” ujarnya. Ia ingin pekerja dapat bekerja aman dan nyaman.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi masih melakukan pengecekan langsung di lokasi kejadian.

“Iya benar ada kejadian pembakaran,” kata Kapolres melalui sambungan telepon. Ia menyebut keterangan lengkap akan segera disampaikan.

Hingga berita ini diturunkan, kerugian materiil korban jiwa belum diketahui. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Rekomendasi Berita