Amazon PHK 16.000 Karyawan, Industri Teknologi Seattle Lesu

  • 31 Jan 2026 15:42 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Amazon.com Inc kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 16.000 karyawan pada pekan ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.400 pekerja terdampak berada di Seattle dan sekitar 700 staf lainnya di wilayah pinggiran kota Bellevue, berdasarkan dokumen yang diajukan kepada otoritas negara bagian dan lokal.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, gelombang PHK ini melanjutkan pemangkasan tenaga kerja yang sebelumnya dilakukan Amazon pada Oktober lalu, yang berdampak pada lebih dari 2.000 karyawan di wilayah yang sama. Kondisi ini menambah tekanan pada sektor teknologi di kawasan Seattle yang tengah mengalami perlambatan.

Tidak hanya Amazon, sejumlah perusahaan teknologi besar lainnya juga melakukan pengurangan karyawan. Expedia Inc memangkas 162 pekerja pada Rabu lalu, sementara Meta Platforms Inc mengurangi 331 pekerja pada pekan sebelumnya. Serangkaian PHK ini memperkuat sinyal melemahnya industri teknologi di wilayah tersebut.

Pihak eksekutif Amazon menyatakan langkah PHK ini bertujuan untuk mengurangi birokrasi internal dengan memangkas lapisan manajemen. Namun, kebijakan tersebut turut memperdalam kekhawatiran pelaku industri terhadap kondisi pasar tenaga kerja sektor teknologi.

Di sisi lain, para pemimpin bisnis menilai rencana kenaikan pajak yang diusulkan oleh legislator negara bagian Washington berpotensi memperburuk situasi. Tahun lalu, pemerintah negara bagian menambah beban pajak baru senilai sekitar 9 miliar dolar AS yang menyasar perusahaan besar dan individu berpenghasilan tinggi.

Laporan terbaru Puget Sound Regional Council mencatat empat wilayah di negara bagian Washington yang berada dalam jangkauan Seattle kehilangan hampir 13.000 pekerja sepanjang tahun lalu. Di luar masa pandemi Covid-19 pada 2020, kondisi ini menjadi penciptaan lapangan kerja negatif pertama sejak Resesi Besar tahun 2009.

Rekomendasi Berita