Raksasa Sepatu Nike PHK 775 Karyawan
- 27 Jan 2026 20:47 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Pemasok alas kaki asal Amerika Serikat, Nike Inc., dikabarkan memberhentikan sekitar 775 pekerja di pusat distribusi seiring perusahaan pakaian olahraga tersebut mempercepat integrasi otomatisasi dalam operasionalnya. Informasi ini disampaikan oleh sumber yang mengetahui langsung kebijakan tersebut.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, konsolidasi operasional di pusat distribusi Amerika Serikat tersebut dilaporkan berdampak pada pekerja di wilayah Tennessee dan Mississippi.
Dalam pernyataan resminya, Nike menyebutkan perusahaan tengah mempercepat penggunaan teknologi canggih dan otomatisasi, serta berinvestasi pada pengembangan keterampilan tenaga kerja untuk menghadapi kebutuhan masa depan.
Nike juga menyatakan langkah ini dilakukan untuk mengurangi kompleksitas operasional, meningkatkan fleksibilitas, serta membangun sistem kerja yang lebih responsif, tangguh, bertanggung jawab, dan efisien.
Selain itu, perusahaan menegaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi untuk kembali mendorong pertumbuhan jangka panjang yang menguntungkan. Media CNBC sebelumnya juga melaporkan adanya kebijakan pemutusan hubungan kerja tersebut.
Nike saat ini tengah berupaya bangkit dari sejumlah tantangan, termasuk kesalahan operasional dan persaingan yang semakin ketat, khususnya di segmen sepatu lari. Di bawah kepemimpinan CEO Elliott Hill, perusahaan mulai menunjukkan kemajuan, meski manajemen mengakui proses pemulihan masih berada pada tahap awal.
Sebagai informasi, pada Agustus lalu Nike juga telah mengumumkan rencana pengurangan tenaga kerja dengan jumlah kurang dari satu persen dari total staf perusahaan.