Akibat Fatal dari Kurangnya Mengonsumsi Air Putih

  • 19 Jul 2025 06:50 WIB
  •  Nabire

KBRN,Nabire: Air putih adalah salah satu kebutuhan tubuh agar dapat berfungsi dengan normal. jika tubuh kekurangan cairan ini, ada banyak masalah yang bisa terjadi dan hal ini perlu dicegah.

Maka dari itu, pastikan agar tidak kurang minum air putih sehingga tubuh tetap sehat. Kebutuhan tubuh akan air putih sesuai dengan usia seseorang. untuk bayi dibutuhkan air sekitar 80%, dewasa 60%, dan usia lanjut di atas 65 tahun membutuhkan 50% air dalam tubuh.

Air adalah zat gizi penting untuk kesehatan tubuh yang berperan sebagai katalisator, pelarut, pelumas, pengatur suhu tubuh, dan sebagai penyedia elektrolit dan mineral dalam tubuh. Selain usia, jumlah air yang dibutuhkan setiap orang berbeda-beda sesuai dengan ukuran tubuhnya serta apa yang dianggap sesuai untuk tubuhnya.

Serta berfungsi untuk pelarut, katalisator, pelumas, pengatur suhu tubuh juga sebagai penyedia elektrolit dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Air sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Hal ini juga dibutuhkan untuk menjaga tingkat hidrasi sebagai bahan bakar sel dan menjaga fungsi otak serta bagian tubuh lainnya. Namun, banyak orang yang jarang komsumsi air putih setiap harinya.

Bahkan lebih menyukai minuman yang bersoda dan manis. Akibat dari kurang mengkonsumsi air putih

Menggangu fungsi ginjal: Beberapa kasus yang terjadi di sekitar kita, banyak orang terkena penyakit ginjal diakibatkan karena kurang minum air putih. Hal ini dapat mengganggu fungsi kerja ginjal pada tubuh dikarenakan air putih sangat penting untuk mencegah batu ginjal.

Fungsi air putih pada organ ginjal akan membuat komponen pembentuk batu ginjal menjadi lebih mudah larut bersama air kecil yang kita keluarkan setiap harinya.

Infeksi kandung kemih : Akibat kurang minum air putih ternyata juga bisa menyebabkan penyakit infeksi pada kandung kemih. gejala infeksi kandung kemih yaitu suhu badan meningkat, terasa nyeri pada saat buang air kecil bahkan kadang terdapat darah dalam urine yang dikeluarkan.

Banyak mengonsumsi air putih dapat membantu bakteri keluar dari saluran kemih dan mengurangi risiko infeksi kandung kemih.

Mengganggu fungsi otak: Air putih sangat baik untuk perkembangan sel-sel otak kita. Karena jika tubuh kita kekurangan air maka akan menyebabkan cairan di otak akan menurun, asupan oksigen yang semestinya mengalir ke otak juga ikut berkurang.

Saat seseorang kekurangan pasokan air, maka dia akan mengalami dehidrasi. dehidrasi ini dapat menyebabkan cairan otak menurun dan asupan oksigen yang seharusnya mengalir ke otak menjadi berkurang.

Hal ini mengakibatkan sel-selotak menjadi tidak aktif dan tidak berkembang, bahkan dapat menyusut dan gagal fokus.

Membuat kulit menjadi kusam: Kurang minum air putih juga dapat membuat kulit menjadi kusam. ini karena aliran darah kapiler di kulit tidak maksimal.kecukupan mineral bisa menjadi salah satu alasan mengapa kekurangan air putih membuat kulit menjadi kusam dan tidak sehat.

Dengan kondisi yang terhidrasi, sel-sel kulit akan terlihat lebih cerah, lembap, kencang, dan kenyal. Tak hanya itu, mengonsumsi air putih juga bisa membantu mengatasi berbagai permasalahan kulit, seperti jerawat dan minyak berlebih.

Rasa lelah: Kekurangan air putih bisa menyebabkan kadar cairan dalam tubuh ikut berkurang. Hal tersebut bisa berdampak pada penurunan volume darah pada jantung.

Maka dari itu, tubuh menjadi mudah lelah karena kadar cairan tidak cukup membantu mendistribusikan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.

Ada beberapa ketentuan air minum yang layak dan aman untuk dikonsumsi menurut Kementerian Kesehatan RI, yakni air yang tidak memiliki rasa, bau atau warna, tidak mengandung bakteri, dan tidak mengandung bahan kimia melebihi batas yang diperbolehkan. Dapatkan manfaat minum air putih bagi kesehatan dengan mengonsumsi air putih secara rutin setiap hari, dan lengkapi dengan pola hidup yang sehat.

Jadi, jangan malas untuk minum air putih penuhi kebutuhan harian akan air putih agar terhindar dari gangguan-gangguan kesehatan.

Rekomendasi Berita