KAI Kurangi Antrean Mudik dengan Teknologi Pengenalan Wajah
- 15 Mar 2025 20:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan teknologi pengenalan wajah (face recognition) untuk mempercepat proses pengecekan tiket. Hal itu juga mengurangi antrean di stasiun, khususnya selama periode mudik Lebaran.
Teknologi ini telah digunakan lebih dari 10,6 juta penumpang di Pulau Jawa dan Sumatra. Penerapan teknologi ini memungkinkan penumpang melakukan pengecekan tiket (boarding) tanpa tiket fisik, sehingga mengurangi penggunaan kertas.
“Sejak awal face recognition diluncurkan, respon masyarakat cukup tinggi. Terbukti pada tahun 2023 jumlah penumpang yang menggunakan fasilitas ini mencapai 2.922.780 penumpang, kemudian meningkat signifikan pada tahun 2024 menjadi 7.141.649 penumpang,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba, Sabtu (15/3/2025).
KAI telah menghemat 25.298 rol kertas tiket, dengan nilai penghematan mencapai Rp379.462.929. Langkah ini juga mengurangi penebangan pohon untuk produksi kertas tiket.
Pada tahun 2023, 2,9 juta penumpang menggunakan fasilitas pengenalan wajah. Angka ini meningkat menjadi 7,1 juta pada tahun 2024.
Saat ini, fasilitas face recognition tersedia di 21 stasiun yang tersebar di Jawa dan Sumatra. Proses pendaftaran layanan ini dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI.
KAI memastikan bahwa data penumpang dikelola sesuai standar keamanan informasi ISO 27001 dan hanya digunakan untuk keperluan boarding. Setelah masa penyimpanan berakhir, data akan dihapus secara otomatis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....