Mengenal Istilah Mudik, Ini Asal Muasalnya
- 06 Apr 2024 21:25 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Setiap tahun terdapat salah satu tradisi Masyarakat Indonesia yang rutin dilakukan, khususnya pada saat menjelang hari-hari besar atau libur Panjang, yaitu tradisi mudik. Apalagi sekarang sudah dekat dengan Hari Lebaran Idul Fitri 1445 H, pastinya banyak Masyarakat yang melakukan mudik. Tapi apakah kita pernah bertanya-tanya dari mana asal-usul dan sejarah mudik di Indonesia? Mari kita bahas Sejarah mudik di Indonesia.
Menurut KBBI terdapat dua pengertian yang bisa kita tahu arti kata mudik. Pengertian pertama mudik adalah kata kerja untuk (berlayar, pergi) ke udik (hulu sungai, pedalaman). Lalu pengertian kedua untuk mudik adalah kata kerja percakapan (v cak) untuk pulang ke kampung halaman. Pengertian mudik selanjutnya dikutip dari situs Indonesia Baik oleh Kominfo, mudik adalah singkatan dari 'mulih dilik' yang artinya pulang sebentar.
Sebenarnya tidak diketahui kapan tradisi mudik muncul di Indonesia. Banyak pengamat meyakini bahwa mudik sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit dan Mataram Islam. Pada zaman Kerajaan Majapahit, mereka memiliki wilayah yang sangat luas dan mengutus pejabat-pejabat mereka di wilayah-wilayah tersebut.
Pada saat tertentu, Sang Raja akan memanggil mereka untuk menghadapnya di Istana Kerajaan. Sementara pada saat Kerajaan Islam Mataram, para pejabat mereka akan pulang ke rumahnya masing-masing saat adanya lebaran. Mungkin inilah bukti bahwa mudik sudah ada sejak dahulu
Istilah mudik di Indonesia mulai muncul pada tahun 1970-an menurut yang dilansir di situs Kementerian Perhubungan. Sementara, bagi masyarakat Jawa sendiri, mudik berasal dari kata Jawa Ngoko, "mulih dilik" yang artinya pulang sebentar setelah merantau.
Pada saat itu banyak Masyarakat dari pulau Jawa dan Wilayah lainnya bekerja dan mengadu nasib ke Jakarta sebagai Ibu Kota. Maka masyarakat yang mayoritas dari Jawa tersebut menjadikan momen lebaran atau hari libur lainnya sebagai momentum untuk pulang kampung melihat sebentar keluarganya untuk melepas rindu dan menjalin silaturahmi. Maka istilah mudik ini tetap eksis dan akan ada sampai masa depan.
Demikian Sejarah dari istilah mudik di Indonesia. Semoga bermanfaat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....