Dampak Angin Monsun Timur, Kabupaten Merauke Alami “Kedinginan”
- 19 Jul 2024 19:00 WIB
- Merauke
KBRN, Merauke : Angin Monsun Timur disebut juga dengan Muson Timur adalah satu tipe angin yang bertiup dalam skala regional (skala benua) dan berubah arah azimuth minimal 120 derajat serta terjadi secara periodik 6 bulan sekali. Angin muson timur adalah angin yang berhembus dari Australia.
Akibat dari angin muson timur tersebut, berdampak terhadap suhu di Kabupaten Merauke. Dampaknya yakni suhu di Merauke saat ini terasa lebih dingin jika dibandingkan sebelumnya.
Kepala Stasiun Klimatologi Merauke Marsildus Kaytimu menjelaskan, di musim kemarau ini dan sudah menjadi fenomena umum, khususnya di Kabupaten Merauke terjadi angin Muson Australia. Angin muson yaitu angin timuran yang membawa udara kering dan dingin dari dataran Australia sehingga masuk kedalam wilayah Indonesia.
“Khususnya kita di Merauke ini juga ikut terkena dampak angin muson timur. Kemudian musim kemarau ini juga mengurangi tutupan awan. Dimalam hari saat tidak ada awan sehingga permukaan lebih cepat melepas panasnya” ucapnya.
“Nah yang terjadi dimalam hari ini radiasi yang tadinya dipantulkan kembali oleh awan-awan yang biasanya membuat suhu kita terjaga itu tidak ada, sehingga itulah yang menyebabkan terjadinya penurunan suhu udara yang signifikan dari malam sampai subuh dinihari yang merasakan udara dingin,” ujar Marsildus Kaytimu, di Merauke Jumat (19/7/2024).
Ditambahkan untuk dampak yang disebabkan oleh fenomena Angin Muson khususnya di sektor pertanian yaitu diperlukan adanya langkah untuk mengantisipasi suhu rendah dengan menggunakan tutupan guna menjaga kelembaban dari tanaman tersebut.
“Hasil monitoring peralatan kami suhu udara minimum terendah pada tanggal 18 Juli 2024 tercatat 17,4 derajat Celsius. Ini merupakan suhu udara minimum yang terendah tahun ini yang tercatat. Suhu minimum terendah pernah mencapai 16 derajat Celcius tahun 2023 dan Untuk normal suhu udara terendah itu biasanya diangka 20 derajat celcius,” ujarnya.
Marsildus Keytimu mengajak masyarakat untuk menjaga kondisi suhu tubuh dengan menggunakan pakaian yang lebih hangat karena suhu terdingin terjadi di malam hingga dinihari atau subuh atau beraktivitas pada saat matahari telah muncul.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....