Pemkab Merauke Dorong PT BIA Perkuat Pemberdayaan Masyarakat di Kampung Binaan
- 07 Okt 2026 12:26 WIB
- Merauke
RRI. CO. ID, Merauke - Pemerintah Kabupaten Merauke mengapresiasi PT Bio Inti Agrindo (BIA) yang terus membuka ruang komunikasi melalui kegiatan konsultasi publik BIAN Project tahun 2026.Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Merauke Fauzun Nih ayah ketika memberikan sambutan sekaligus membuka Konsultasi Publik Bian Project, Rabu 7 Oktober 2026.
Menurutnya, Pemkab Merauke menilai konsultasi publik tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi, mendengarkan kebutuhan masyarakat, sekaligus mencari solusi bersama.
Ia menegaskan, pembangunan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
"Karena membangun Kabupaten Merauke tidak hanya menjadi tugas kami, tetapi bagaimana pelaku usaha dan masyarakat harus bersinergi," ujar Wakil Bupati Fauzun Nihayah dalam kegiatan konsultasi publik PT BIA.
Pemkab juga mendorong agar program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PT BIA tidak bersifat instan. Program diharapkan disertai pendampingan berkelanjutan, transparan, dan berkeadilan dengan tetap menghargai hak serta kearifan lokal masyarakat.
Hal tersebut dinilai penting, khususnya bagi masyarakat di delapan kampung yang menjadi wilayah binaan PT BIA. Pemerintah juga mengajak para kepala kampung untuk mengoptimalkan berbagai program yang telah disiapkan sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain pemberdayaan ekonomi, Pemkab Merauke menilai pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas. Salah satunya melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan di kampung-kampung binaan.
Ditambahkan, pendampingan pendidikan yang selama ini telah dilakukan PT BIA perlu terus dilanjutkan agar masyarakat penerima manfaat memperoleh dampak positif secara berkelanjutan. Di sektor ekonomi kerakyatan, Pemkab Merauke juga mendorong optimalisasi UMKM dan pengembangan potensi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Salah satunya melalui pendampingan petani karet.
Pemerintah berharap program tersebut dapat membuka akses pemasaran yang lebih baik sehingga aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak dan memberikan manfaat langsung bagi warga. "Kalau kita bisa bekerja sama dan berkolaborasi dengan baik untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi, itu juga akan terwujud dengan baik," katanya.
Fauzun berharap konsultasi publik PT BIA dapat menjadi momentum memperkuat kolaborasi dan menghasilkan program-program nyata, terutama dalam pembangunan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat di kampung-kampung binaan.
Pemerintah daerah juga mengajak kepala kampung dan kepala distrik yang hadir untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka, sehingga berbagai program yang dijalankan bersama PT BIA dapat semakin tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....