BMP Jaga Kedamaian di Papua Selatan

  • 07 Okt 2026 12:04 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke: Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua Selatan terus mendorong masyarakat menjaga kedamaian dan persatuan di tengah keberagaman. Upaya tersebut dilakukan melalui program kebangsaan, kegiatan sosial, serta dialog bersama berbagai kelompok dan tokoh agama.

Dr.Esau Hombore,S.STP.,M.Si Ketua DPD Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua Selatan mengatakan, kondisi keamanan dan kedamaian di Papua Selatan menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, BMP berkomitmen ikut menjaga situasi tetap aman agar pembangunan dapat berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat.

“Kita terus mendoakan semoga Tuhan menghendaki kita tetap terus aman seperti ini. BMP punya komitmen untuk menjaga agar daerah ini terus aman, sehingga pembangunan bisa dilakukan dan dampaknya bagi masyarakat bisa dirasakan.”ujar Esau saat hadir sebagai narasumber dalam obrolan di rri merauke.

Dr.Esau menjelaskan, keberagaman agama dan keyakinan merupakan bagian dari kekuatan masyarakat Papua Selatan. Menurutnya, kemajemukan perlu dikelola dengan baik agar menjadi nilai yang memperkuat persatuan dan kehidupan sosial masyarakat.

BMP juga melakukan kegiatan yang melibatkan berbagai denominasi agama sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan harmonisasi. Kegiatan tersebut dilakukan melalui kunjungan ke sejumlah tokoh agama, pemberian bantuan sembako, serta diskusi mengenai kehidupan kebangsaan dan persatuan.

Dalam kegiatan tersebut, tokoh agama diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan dan masukan terhadap program BMP. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi organisasi dalam menjalankan peran sebagai wadah kebangsaan yang mendorong persatuan dan kesatuan masyarakat.

Dr.Esau menambahkan, pengalaman hidup dalam lingkungan keluarga yang berbeda keyakinan turut membentuk pemahamannya mengenai pentingnya harmonisasi. Kondisi tersebut menjadi pengalaman sosial yang memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, nilai kebersamaan seperti satu tungku tiga batu menjadi salah satu prinsip yang relevan dalam menjaga hubungan antarwarga di Papua Selatan. Nilai tersebut diharapkan terus dipelihara sehingga perbedaan agama maupun latar belakang tidak menjadi penghalang dalam membangun daerah secara bersama-sama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....