BMP Dorong OAP Kuasai Keterampilan Kerja
- 07 Okt 2026 12:05 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke: Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua Selatan mendorong peningkatan keterampilan Orang Asli Papua (OAP) agar mampu mengambil peluang kerja di daerah sendiri. Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung pembangunan sekaligus meningkatkan keterlibatan OAP dalam dunia kerja dan pengelolaan potensi daerah.
Dr.Esau Hombore,S.STP.,M.Si Ketua DPD Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua Selatan mengatakan, peningkatan keterampilan dapat dilakukan melalui program magang di perusahaan yang disertai dengan peluang penyerapan tenaga kerja. Menurutnya, pemerintah perlu membuka ruang yang lebih besar agar peserta magang yang telah memiliki keterampilan dapat diterima bekerja sesuai kemampuan yang dimiliki.
Dr.Esau menjelaskan, kemampuan OAP dalam mengoperasikan peralatan kerja, termasuk alat berat dan traktor, perlu dikembangkan melalui pendekatan pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan karakter masyarakat. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa dengan metode pembelajaran yang lebih sederhana dan praktik langsung, OAP mampu menguasai keterampilan teknis.
“Orang Papua ketika dia melihat alat berat, traktor, terus kita bilang dia, coba bawa alat. Ternyata bisa. Jadi ketika kita padukan dengan kurikulum yang lebih sederhana, kemudian kita minta mereka untuk melakukan, membawa alat berat, ternyata dia bisa.”ujar Esau dalam obrolan di rri merauke.
Menurutnya, pengembangan keterampilan OAP juga perlu mempertimbangkan kondisi sosial dan kultur masyarakat setempat. Pendekatan tersebut telah didiskusikan bersama sejumlah tokoh adat dan tokoh agama untuk mendapatkan pandangan mengenai kemampuan serta potensi masyarakat.
Dr.Esau menilai, apabila pendekatan tersebut diterapkan secara konsisten, jumlah tenaga kerja OAP yang terserap dalam pekerjaan teknis dapat terus meningkat. Sebagai contoh, dari kebutuhan sekitar 20 operator alat berat, diharapkan 10 hingga 12 di antaranya dapat berasal dari OAP yang telah memiliki kompetensi.
“Kalau dari alat berat misalnya 20, kalau bisa kita punya anak-anak asli itu bisa 10, 12. Itu bagian daripada contoh sederhana yang sudah kita coba lakukan.”
Dr.Esau menambahkan peningkatan kapasitas OAP menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan Papua Selatan. Pemerintah diharapkan dapat mempertimbangkan pendekatan berbasis kultur dalam menyusun kebijakan peningkatan keterampilan dan pemberdayaan sumber daya manusia.
Selain keterampilan kerja, BMP juga mendorong pentingnya harmonisasi dalam kehidupan masyarakat Papua Selatan. Perbedaan suku, bahasa, agama, maupun pandangan dinilai perlu dikelola melalui komunikasi dan pendekatan yang membangun agar tetap menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....