Pembangunan Makodam XXIV/MT di Kampung Urumb Dipastikan Segera Terealisasi

  • 28 Agt 2026 06:30 WIB
  •  Merauke

RRI. CO. ID, Merauke — Rencana pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XXIV/Mandala Trikora di wilayah Papua Selatan menunjukkan titik terang. Pangdam memastikan lokasi pembangunan akan dipusatkan di Kampung Urumb, Distrik Semangga Kabupaten Merauke, setelah berbagai kendala administratif dan koordinasi pertanahan berhasil diselesaikan.

Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia mengungkapkan bahwa permasalahan utama yang sempat menghambat proses pembangunan Makodam sebelumnya adalah koordinasi antarinstansi dan administrasi pertanahan. Namun, penanganan langsung di lapangan bersama masyarakat lokal serta kementerian terkait kini telah menuntaskan hambatan tersebut.

"Kami langsung pelajari masalahnya kenapa tanah Kodam ini belum selesai dan belum bisa dibangun. Akhirnya kami temukan permasalahannya simpel, hanya koordinasi. Saya langsung turun ke lokasi Kampung Urumb, kumpulkan lima marga pemilik hak ulayat, dan mereka justru sangat mendukung agar Kodam ini segera dibangun," Kata Pangdam, Rabu 26 Agustus 2026.

Dukungan masyarakat adat lima marga di Kampung Urumb menjadi lampu hijau percepatan proyek tersebut. Masyarakat menyadari keberadaan markas TNI akan membawa dampak positif bagi perkembangan kawasan, seperti percepatan pembangunan jalan dan peningkatan roda perekonomian lokal.

Selain merangkul masyarakat adat, langkah jemput bola juga dilakukan hingga ke tingkat pusat. Pangdam berkoordinasi langsung dengan TNI Angkatan Darat, Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Kementerian ATR/BPN, serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Rencana minggu ini sudah ada pengukuran dari Kantor Wilayah BPN Jayapura. Mereka akan berada di sini selama seminggu untuk mengukur lahan Kodam. Saya punya keyakinan tinggi tanah ini tidak bermasalah dan Kodam akan segera dibangun di Kampung Urumb,"

Pemilihan lokasi di Kampung Urumb dinilai sangat ideal dibandingkan opsi lahan lain yang berada di kawasan pemerintahan. Keberadaan lahan seluas lebih dari 50 hektare di Kampung Urumb dapat menampung seluruh fasilitas pendukung markas militer secara terpadu.

Kawasan tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi gedung perkantoran utama Makodam, tetapi juga fasilitas Badan Pelaksana (Balak) Kodam serta perumahan bagi para prajurit. Kehadiran markas terpadu ini diyakini akan mendorong pemerataan pembangunan dan meramaikan kawasan Kampung Urumb ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....