ASI Eksklusif Berperan Tekan Stunting Papua Selatan

  • 10 Agt 2026 08:01 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Pemberian ASI eksklusif dinilai menjadi salah satu intervensi gizi yang murah dan berdampak besar dalam mendukung pencegahan stunting sejak awal kehidupan. Penanggung Jawab Gizi Dinkes PPKB Provinsi Papua Selatan, Aliyah Zainuddin, SKM, mengatakan optimalisasi pemberian ASI eksklusif di masyarakat dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, pada Jum'at, 7 Agustus 2026.

Aliyah menjelaskan, bayi yang mendapatkan ASI secara optimal memiliki peluang tumbuh sehat sehingga dapat mendukung upaya pencegahan stunting dalam jangka panjang. Selain bermanfaat bagi bayi, pemberian ASI juga memberikan manfaat bagi ibu, di antaranya membantu pemulihan setelah melahirkan, menurunkan risiko kanker payudara dan ovarium, serta dapat membantu menjarangkan kehamilan.

“ASI eksklusif itu memang intervensi gizi yang paling murah dan paling berdampak besar sejak awal kehidupan,” ujar Aliyah. Menurutnya, ASI juga memberikan manfaat bagi keluarga karena praktis diberikan dan dapat menghemat pengeluaran karena tidak membutuhkan pembelian susu formula maupun perlengkapan seperti botol dan dot.

Aliyah mengatakan, Dinkes PPKB Papua Selatan terus mendorong peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan konseling menyusui di empat kabupaten. Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun konseling terkait pemberian ASI dapat memperoleh layanan melalui Posyandu maupun Puskesmas terdekat.

Ia menambahkan, edukasi mengenai persiapan menyusui juga diberikan kepada ibu hamil, terutama pada trimester akhir kehamilan. Konseling tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan ibu dalam memberikan ASI sekaligus mendorong dukungan keluarga terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif.

Aliyah mengajak ibu, ayah, dan keluarga untuk bersama-sama mendukung pemberian ASI eksklusif karena manfaatnya tidak hanya berkaitan dengan kesehatan bayi, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi ibu dan membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga. Dukungan lingkungan keluarga dan akses konseling di fasilitas kesehatan diharapkan semakin memperkuat cakupan ASI eksklusif di Papua Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....