Aparatur Pemerintah Daerah Ikut Bimtek OSS-RB

  • 04 Agt 2026 05:42 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Merauke menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA) bagi aparatur pemerintah daerah di lingkup Kabupaten Merauke Tahun 2026, Senin 3 Agustus 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam memberikan pelayanan perizinan berusaha yang cepat, transparan, dan berbasis digital melalui sistem OSS-RBA.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DPMPTSP Kabupaten Merauke Marwiah Ali Mahmud, mengatakan bimtek ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk menyamakan pemahaman seluruh perangkat daerah terhadap implementasi OSS-RBA, sehingga proses pelayanan perizinan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, keberhasilan penerapan OSS-RBA tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia di setiap organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam proses perizinan. Karena itu, aparatur diharapkan mampu memahami mekanisme pelayanan berbasis risiko serta meningkatkan koordinasi antarinstansi.

Kegiatan dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Merauke, Marta Bayu Wahyuni Wijaya, yang hadir mewakili Bupati Merauke. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi aparatur merupakan langkah penting untuk mendukung reformasi birokrasi dan menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Merauke.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti bimtek dengan serius agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelayanan kepada masyarakat maupun pelaku usaha. Dengan demikian, pelayanan perizinan di Kabupaten Merauke semakin profesional, mudah diakses, dan memberikan kepastian hukum bagi investor serta masyarakat.

Melalui pelaksanaan bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Merauke berkomitmen terus memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong percepatan investasi melalui implementasi sistem perizinan berusaha berbasis risiko secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....