Kodaeral XI Amankan Puluhan Dus Rokok Ilegal

  • 31 Jul 2026 06:07 WIB
  •  Merauke

RRI. CO. ID, Merauke - Tim Gabungan Pomal dan Sintel Kodaeral XI berhasil mengamankan 94 dus rokok non cukai atau ilegal di Kompleks KNS I, Jalan Irian Seringgu, Kelurahan Seringgu Jaya, distrik Merauke, Selasa 28 Juli 2026.

Penindakan dilakukan berdasarkan informasi dari pihak jasa pengiriman kargo yang menemukan paket mencurigakan yang akan dikirim ke alamat penerima atas nama DA.

Dankodaeral XI Merauke Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto ST, M. Tr. Hanla dalam konferensi persnya mengatakan Asintel Kodaeral XI bersama Tim Gabungan kemudian melakukan penjejakan. Sekitar pukul 18.00 WIT paket dikirim ke alamat tujuan, dan pada pukul 18.50 WIT tim bersama penerima membuka paket tersebut.

"Dari hasil pembukaan paket ditemukan rokok non cukai yang diduga ilegal. Menurut pengakuan penerima, barang tersebut untuk pribadi dan sebagian pesanan teman-temannya," ujar perwira Kodaeral XI dalam laporan penindakan.

Pendalaman dilanjutkan hingga pukul 20.15 WIT. Tim melakukan penggeledahan dan menemukan total 94 dus rokok non cukai. Pada pukul 21.15 WIT seluruh barang bukti disita dan dibawa ke Mako Kodaeral XI untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Diketahui data barang bukti berjumlah 94 dus berisi 75.520 bungkus rokok dengan Estimasi nilai Rp18.000 per bungkus, total Rp1.359.360.000 atau satu miliar tiga ratus lima puluh sembilan juta tiga ratus enam puluh ribu rupiah, dengan merek masih dalam proses pengecekan detail oleh tim

Adapun Identitas terduga Penerima Barang berinisial DA (26 tahun) Laki-laki, Pelajar/Mahasiswa berdomisili di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis.

Saat ini barang bukti telah diamankan di Mako Kodaeral XI. Tim masih melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk proses hukum lebih lanjut terkait peredaran barang kena cukai ilegal. Kodaeral XI mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam distribusi rokok tanpa pita cukai karena merugikan negara dan melanggar ketentuan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....