Kominfo Papua Selatan Tingkatkan SDM Digital
- 02 Jul 2026 12:23 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,Merauke :Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Provinsi Papua Selatan terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi informasi dan keamanan siber. Upaya tersebut tidak hanya ditujukan bagi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda Papua yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang digital.
Rahmat Arifianto Rahanar Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Papua Selatan, mengatakan pemerintah provinsi memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), untuk belajar dan mengembangkan kompetensi di bidang teknologi informasi serta keamanan siber.
Rahmat menjelaskan, perkembangan teknologi digital menuntut tersedianya SDM yang memiliki kompetensi dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, pemerintah berupaya memberikan ruang bagi generasi muda Papua agar dapat berkontribusi dalam pembangunan sektor digital di daerah.
Selain pembinaan kepada masyarakat, Diskominfostaper juga secara rutin meningkatkan kompetensi pegawai melalui berbagai pelatihan teknologi informasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara internal maupun melalui kerja sama dengan perangkat daerah lain.
"Pelatihan untuk peningkatan kompetensi pegawai terus dilakukan. Kami juga berkolaborasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk memberikan dukungan tenaga pengajar dan materi pelatihan di bidang teknologi informasi." Ujar Rahmat saat hadir sebagai narasumber di program Sa Papsel. Kamis 2 Juli 2026.
Rahmat mengatakan kolaborasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas ASN di bidang digital. Dengan dukungan tenaga ahli dan instruktur yang dimiliki Diskominfostaper, pelatihan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan aparatur dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
Pada kesempatan itu, Rahmat juga menjelaskan perkembangan aplikasi SIRIOS, sistem informasi yang disiapkan sebagai basis data Orang Asli Papua (OAP) di Provinsi Papua Selatan. Menurutnya, pengelolaan substansi aplikasi berada di bawah koordinasi Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), sedangkan Diskominfostaper bertugas menyediakan dukungan teknis berupa server dan konektivitas.
Rahmat menjelaskan, aplikasi SIRIUS dirancang menggunakan pendekatan by name, by address, dan by data, sehingga setiap data yang dihimpun dilengkapi identitas serta kondisi riil di lapangan. Pengumpulan data dilakukan langsung oleh tim survei hingga ke kampung-kampung agar informasi yang diperoleh benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menambahkan, proses pengumpulan data masih terus berlangsung dan berada pada tahapan yang menjadi tanggung jawab Bapperida bersama tim pelaksana di lapangan. Setelah seluruh tahapan selesai, data tersebut diharapkan menjadi referensi utama dalam perencanaan pembangunan serta penyusunan berbagai program yang ditujukan bagi Orang Asli Papua di Provinsi Papua Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....