BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Kekeringan Meterologis di Papua Selatan

  • 22 Jun 2026 08:36 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID,Merauke – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas IV Papua Selatan mengeluarkan waspada dini terhadap potensi kekeringan metrologis yang disebabkan karena Musim Kemarau panjang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Stasiun Klimatologi Papua Selatan Marsildus E. Keytimu,S.Tr saat menyampaikan press rilis Monitoring Hari Tanpa Hujan dan Prediksi Curah Hujan Dasarian Papua Selatan update 21 Juni 2026.

Berdasarkan hasil monitoring sebagian besar wilayah Papua Selatan saat ini telah memasuki musim kemarau terutama di wilayah Merauke,Kurik, Tanah Miring, Jagebob, Okaba, Kimam, Tabonji, Semangga, Sota, Naukenjerai, Ilwayab, Ngguti, Kaptel, Muting dan Elikobel, Sementara wilayah Waan dan Tubang masih belum memasuki musim kemarau.

Dikatakan Sesuai pemantauan hari tanpa hujan, menunjukkan beberapa lokasi di Kabupaten Merauke dan Boven Digul telah mengalami hari tanpa hujan kategori menengah hingga panjang bahkan beberapa pos hujan telah tercatat mencapai kategori sangat panjang atau lebih dari 30 hari tanpa hujan.

Untuk analisis curah hujan dasarian dua bulan Juni 2026 menunjukkan bahwa secara umum wilayah Papua Selatan mengalami curah hujan kategori rendah atau kurang dari 50 mm. kondisi ini diperkirakan masih berlanjut hingga dasarian tiga Juni 2026.

“ BMKG memprediksi peluang curah hujan rendah dengan probabilistik 50 hingga 90% berpotensi terjadi di seluruh wilayah kabupaten Merauke serta sebagian wilayah Boven Digul dan Mappi,” Ungkap Marsildus di Merauke, Senin 22 Juni 2026.

Ia menegaskan saat ini wilayah kabupaten Merauke berada pada status siaga kekeringan metrologis. Oleh karena itu masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak, menjaga sumber-sumber air bersih serta terus memantau informasi cuaca dan iklim terbaru melalui kanal resmi BMKG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....