Pdt. Apriana : Aku Tahu Apa Itu Kekurangan
- 08 Jun 2026 05:28 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke, Pdt. Apriana Tutuama, S.Th, mengajak masyarakat untuk tidak takut menghadapi masa-masa kekurangan dalam kehidupan. Pesan tersebut disampaikan dalam acara Mutiara Pagi yang disiarkan Pro 1 RRI Merauke pada Selasa 02 Juni 2026 dengan tema “Aku Tahu Apa Itu Kekurangan.”
Dalam renungannya, Pdt. Apriana menjelaskan bahwa salah satu ketakutan terbesar yang sering dialami manusia adalah rasa takut akan kekurangan. Ketakutan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan dasar seperti makanan dan tempat tinggal, tetapi juga menyangkut keuangan, pekerjaan, dan masa depan.
Menurutnya, perkembangan zaman turut mengubah bentuk kekhawatiran yang dialami masyarakat. Jika dahulu banyak orang takut mengalami kelaparan karena keterbatasan pangan, kini sebagian besar merasa cemas karena kekurangan materi maupun kondisi ekonomi yang dianggap belum mencukupi.
Ketakutan yang berlebihan terhadap kekurangan, lanjutnya, dapat menghilangkan sukacita hidup dan menguras energi seseorang. Akibatnya, banyak orang sulit merasakan kebahagiaan karena terus dibayangi rasa khawatir terhadap hal-hal yang belum tentu terjadi.
Dalam renungan tersebut, Pdt. Apriana mengangkat bacaan dari Filipi 4:12 yang berisi kesaksian Rasul Paulus tentang pengalaman hidup dalam kelimpahan maupun kekurangan. Pengalaman itu menjadi dasar bagi Paulus untuk tetap teguh menjalani panggilan pelayanannya meskipun menghadapi berbagai tantangan dan penderitaan.
Ia menjelaskan bahwa pesan utama dari pernyataan Rasul Paulus adalah agar umat percaya tidak menyerah ketika menghadapi keterbatasan. Kekurangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk kehilangan harapan, semangat, maupun keyakinan kepada Tuhan.
Pdt. Apriana juga mengingatkan bahwa pengharapan orang percaya tetap ada di dalam Tuhan. Menurutnya, setiap persoalan hidup memiliki jalan keluar dan Tuhan akan memberikan kekuatan kepada setiap orang yang tetap berpegang pada iman.
Melalui renungan tersebut, masyarakat diajak untuk tetap kuat menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Kekurangan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan kesempatan untuk semakin mempercayakan hidup kepada Tuhan dan tetap melangkah dengan penuh pengharapan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....