Miliki Kendaraan Roda Empat, Bukti Keberhasilan Petani Padi Merauke
- 31 Mei 2026 08:54 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke– Keberhasilan panen padi di sejumlah distrik sentra pertanian di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani. Hasil panen yang terus meningkat membuat sebagian petani kini mampu meningkatkan taraf hidup, bahkan membeli kendaraan roda empat dari hasil usaha pertanian mereka.
Musim panen dilahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) tahun 2025 menjadi momentum menggembirakan bagi para petani padi di Merauke. Produksi beras yang meningkat didukung oleh program optimalisasi lahan, bantuan alat pertanian modern, pupuk bersubsidi, hingga jaminan pembelian gabah oleh pemerintah melalui Bulog.
Hal itu terbukti, Salah satu petani di Distrik Tanah Miring Kampung Yabamaru SP-9 Ngadino mengaku hasil panen tahun ini jauh lebih baik dibanding musim sebelumnya. Dari keuntungan penjualan gabah dan beras, ia mampu membeli mobil untuk menunjang aktivitas keluarga dan usaha tani.
“Dulu kami hanya bermimpi punya mobil sendiri. Sekarang dari hasil sawah dan panen yang bagus, Alhamdullilah bisa beli kendaraan roda empat,” ujarnya.
Dikatakan tahun ini Ia menanam diareal lahan seluas 144 Hektar, dan untuk Musim panen pertama ini berhasil memperoleh 2.980 poncot dilahan seluas 68 hektar, sementara 40 hektar lainnya siap panen dan 36 hektar padi masuk dalam kategori fase bunting padi.
" Yang dipanen kemarin dilahan 68 hektar menghasilkan hampir 3 ribu sak. Dan untuk bisa membeli mobil ini saya giling padi sebanyak 2.500 sak, ada juga yang masih di pengering dan tersisa puluhan sak gabah di rumah dan akhirnya berhasil membeli mobil dari hasil CSR, " Ungkap Ngadino, Jumat 29 Mei 2026.
Ia menuturkan kesempatan dalam memperoleh keberhasilan itu tidak datang dia kali, karena saat ini mulai dari olah lahan, bibit, pupuk dan pestisida telah dibiayai oleh pemerintah secara keseluruhan, sehingga ini menjadi kesempatan emas untuk membuka lahan seluas-luasnya.
" Kita sama sekali tidak mengeluarkan modal tapi kita mendapatkan hasil yang gemilang dari semua bantuan yang diberikan pemerintah sehina harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dan saat ini saya sendiri sudah menikmati hasil dari kerja keras tersebut, " Ucapnya.
Ketika dikonfirmasi terkait petani Merauke disinyalir mengalami gagal panen, Ngadino menegaskan untuk di Lampung Yabamaru itu tidak terjadi, karena rata-rata masih menghasilkan 2,8 - 3 ton beras. " Mungkin terjadi di beberapa kawasan sentra padi hanya itu bersifat spot-spot saja dan tidak menyeluruh yang disebabkan karena banjir, asam dan hama, " Kata dia.
Ngadino optimis untuk menghadapi musim tanam kedepannya akan lebih membuka lahan CSR seluas-luasnya, karena pemerintah melalui Kementrian. pertanian sudah memberikan peralatan pertanian yang modern dan cukup banyak.
Sementara itu Direktur Pestisida Direktorat PSP Nelson Metubun memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas keberhasilan petani padi Merauke yang telah memperoleh hasil produksi gabah yang melimpah dan mampu mewujudkan impian keluarga dengan membeli kendaraan roda empat.
" Pak Ngadino ini bisa dikatakan sukses luar biasa dalam pengolahan lahan CSR tahun 2025 yang dilaksanakan secara rutin oleh Kementrian Pertanian. Beliau ini contoh dalam keberhasilan dengan membuktikan keberhasilannya secara pribadi dengan membeli mobil secara Tunai satu unit kendaraan roda empat yang betul-betul murni dari hasil kerja keras beliau dalam mengolah program CSR, " Ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Video
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....