Akses Ekonomi Perempuan Dinilai Terbatas
- 29 Mei 2026 07:10 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Pemerintah Provinsi Papua Selatan menilai akses ekonomi bagi perempuan asli Papua masih terbatas. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan di Papua Selatan, Kamis, 29 Mei 2026.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Selatan, Ancelina K. Ukarop, mengatakan banyak perempuan asli Papua telah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun akses pemasaran dan pelatihan masih belum memadai.
“Harus ada akses untuk bagaimana sampai dengan pemasaran sehingga mereka bisa mendapatkan hasil dari usaha mereka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perempuan Papua memiliki kemampuan untuk berusaha dan mencari nafkah secara mandiri. Pemerintah hanya perlu membuka ruang ekonomi dan memberikan dukungan berupa pelatihan maupun modal usaha.
Selain itu, edukasi pengelolaan keuangan juga dinilai penting agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dengan baik. Menurutnya, peningkatan kapasitas perempuan harus dilakukan secara menyeluruh.
Ancelina berharap pemerintah dan berbagai pihak dapat bersama-sama membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi perempuan Papua Selatan. Dengan demikian, perempuan dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....