Miras Picu Perlawanan Terhadap Polisi

  • 20 Mei 2026 12:05 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID,Merauke : Kepolisian Resor Merauke menyebut pengaruh minuman keras dan narkotika masih menjadi salah satu pemicu utama gangguan keamanan di wilayah setempat. Dalam sejumlah kasus, pelaku yang berada di bawah pengaruh alkohol bahkan melakukan perlawanan saat petugas datang ke lokasi kejadian.

AKP. Irwanto Sawal Kabag Ops Polres Merauke, mengatakan kondisi pelaku yang tidak sadar akibat pengaruh zat tertentu membuat proses penanganan di lapangan menjadi lebih sulit. Petugas kerap menghadapi situasi berbahaya ketika melakukan pengamanan.

Ia menjelaskan, masyarakat umumnya hanya melihat hasil akhir dari sebuah penanganan kasus tanpa mengetahui proses yang dihadapi petugas di lapangan. Padahal, menurutnya, anggota kepolisian harus bekerja dengan penuh kehati-hatian untuk menghindari konflik yang lebih besar.

“Masyarakat biasanya melihat hasil akhirnya saja. Kalau hasilnya tidak baik pasti polisi yang disalahkan, padahal anggota di lapangan harus menahan emosi dan menjaga situasi tetap aman,” katanya.Ujar Kabag Ops .saat dialog di RRI.rabu 20 mei 2026.

Menurut AKP. Irwanto Sawal, personel kepolisian rutin melakukan patroli dari malam hingga pagi hari untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Namun, upaya tersebut terkadang tidak terlihat oleh masyarakat karena fokus perhatian hanya tertuju pada hasil penanganan terakhir.

Ia menambahkan, dampak dari minuman keras bukan hanya menyebabkan keributan, tetapi juga memicu berbagai tindak kriminal lainnya. Karena itu, penanganan kasus miras dinilai perlu dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat.

Selain penegakan hukum, Polres Merauke juga menilai perlunya penguatan aturan daerah serta pembinaan sosial bagi masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah. Faktor ekonomi disebut menjadi salah satu alasan masih adanya warga yang memproduksi atau menjual minuman keras secara ilegal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....