HIPMI Soroti Kendala Pengusaha Lokal di Papua

  • 19 Mei 2026 05:44 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Ketua Bidang Pertanian BPP HIPMI, M. Hadi Nainggolan menyoroti kendala yang dihadapi pengusaha lokal Papua Selatan dalam pengerjaan proyek strategis nasional. Salah satu persoalan yang disinggung yakni keterlambatan alat berat meski kontrak pekerjaan telah berjalan.

Dalam Rakerda dan Diklatda BPD HIPMI Papua Selatan di Hotel Halogen, Senin, 18 Mei 2026, Hadi mengaku telah menerima berbagai laporan dari pelaku usaha konstruksi lokal. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan serius yang perlu segera diselesaikan agar pengusaha daerah mampu bersaing.

“Saya sudah dengar juga masih ada kendala, alat-alat beratnya terlambat tapi kontrak turun. Nanti kita pola kembali dan itu komitmen saya,” ujar Ketua Bidang Pertanian BPP HIPMI sekaligus Ketua Satgas Pangan dan MBG BPP HIPMI, M. Hadi Nainggolan.

Hadi menegaskan pihaknya akan terus mengawal keterlibatan pengusaha Papua Selatan dalam proyek pembangunan di daerah sendiri. Ia menilai selama ini pengusaha lokal masih sering ditempatkan hanya sebagai pendukung perusahaan nasional dalam berbagai pekerjaan strategis.

Menurutnya, pola tersebut harus diubah agar pelaku usaha daerah bisa menjadi kontraktor utama dalam proyek pembangunan kawasan strategis nasional di Papua Selatan. Dukungan pemerintah dinilai penting, namun harus diiringi peningkatan kualitas dan kemampuan pelaku usaha lokal.

Ia juga mengingatkan pengusaha konstruksi di Papua Selatan untuk memperkuat kompetensi agar mampu menjawab tantangan pekerjaan di wilayah rawa dan kawasan pengembangan baru. Hadi menilai keberhasilan pengusaha lokal hanya bisa tercapai jika komitmen dan kemampuan berjalan beriringan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....