Permintaan Sapi Kurban Alami Penurunan
- 12 Mei 2026 07:18 WIB
- Merauke
RRI.CO.Merauke: Permintaan sapi kurban di Papua Selatan menjelang Hari Raya Iduladha tahun ini dilaporkan mengalami penurunan. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi situasi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya membaik.
Paino, S.IP., M.T selaku Kepala Dinas Pertanian Pangan Perikanan dan Kelautan Papua Selatan mengatakan, hingga lima belas hari menjelang Lebaran, penjualan sapi kurban baru mencapai sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, kondisi ekonomi saat ini cukup memengaruhi daya beli masyarakat.
| Baca juga: Polisi Ajak Warga Awasi Miras COD |
“Kalau dulu penyerapan hewan kurban luar biasa, sekarang memang belum terlalu banyak. Mungkin masyarakat masih menahan karena kondisi ekonomi yang belum baik,” ujar Paino.saat hadir sebagai narasumber pada program sa papsel di RRI merauke .selasa,12 mei 2026.
Paino menjelaskan, berdasarkan laporan dari lapangan, pemesanan sapi kurban tahun ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan sejumlah peternak mengaku pembeli baru sebatas bertanya tanpa langsung melakukan pemesanan.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi Papua Selatan memastikan ketersediaan hewan kurban masih aman. Populasi sapi di Papua Selatan dinilai cukup banyak dan masih rutin dikirim ke sejumlah daerah seperti Timika dan kabupaten lainnya.
Paino juga mengungkapkan, Papua Selatan mendapat bantuan sapi kurban presiden dengan syarat bobot sapi mencapai satu ton. Karena itu, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan usaha peternakan sapi sebagai peluang ekonomi yang menjanjikan.
Kepala Dinas berharap kondisi ekonomi masyarakat dapat kembali membaik dalam beberapa bulan ke depan sehingga aktivitas perdagangan dan daya beli masyarakat meningkat. Menurutnya, perputaran ekonomi biasanya mulai kembali bergerak setelah program kegiatan pemerintah daerah berjalan maksimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....