Pdt. Joen : Janganlah Gelisah
- 09 Mei 2026 13:28 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Merauke, menghadirkan narasumber Pdt. Joen Kawengian dengan tema “Janganlah Gelisah”. Dalam renungannya, ia mengajak umat untuk tetap percaya kepada Tuhan di tengah berbagai pergumulan hidup berdasarkan firman Tuhan dalam Yohanes 14:1-3.
Ia menjelaskan bahwa perkataan Yesus kepada murid-murid-Nya disampaikan ketika mereka merasa gelisah karena akan berpisah dengan Sang Guru. Situasi itu terjadi menjelang penyaliban Yesus, saat para murid mendengar kabar bahwa Yesus akan kembali kepada Bapa.
Menurutnya, kegelisahan yang dialami murid-murid juga menjadi gambaran kehidupan manusia saat ini. Dosa membuat manusia kehilangan persekutuan dengan Allah dan hidup jauh dari kasih-Nya. Hal itu dijelaskan melalui Roma 3:23 yang menyatakan bahwa semua manusia telah jatuh ke dalam dosa.
Pdt. Joen juga menjelaskan bahwa dosa membawa dampak besar bagi kehidupan manusia, termasuk keterpisahan dengan Tuhan. Dalam pemaparannya, disebutkan bahwa manusia mengalami kematian jasmani, kematian rohani, hingga kematian kekal akibat dosa.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa manusia tidak dapat hidup tanpa hubungan dengan Tuhan. Ketika manusia jauh dari Allah, kehidupan menjadi semakin buruk dan kehilangan pengharapan.
Dalam renungannya, ia juga mengingatkan jemaat agar menjauhi perbuatan daging sebagaimana tertulis dalam Galatia 5:19-21. Firman Tuhan, katanya, mengajarkan bahwa setiap orang harus hidup dalam pertobatan dan tetap tinggal di dalam iman kepada Kristus.
| Baca juga: Pdt. Orpah : Kebangkitan Yang Mengubahkan |
Ia menyampaikan bahwa kepergian Yesus ke surga bukan untuk meninggalkan manusia, melainkan untuk menyediakan tempat yang mulia bagi umat percaya. Melalui pengorbanan Yesus di kayu salib, manusia memperoleh jalan keselamatan dan diperdamaikan kembali dengan Allah.
Menurutnya, salib Kristus menjadi jembatan yang menghubungkan kembali manusia dengan Tuhan. Oleh iman kepada Yesus, manusia menerima kasih karunia dan pengharapan baru dalam hidup.
Di akhir renungannya, ia mengajak umat untuk tetap berpegang pada iman dan tidak hidup dalam kegelisahan. Ia menekankan bahwa pengharapan di dalam Kristus memberi kekuatan bagi setiap orang percaya untuk menjalani kehidupan dengan damai sejahtera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....