Kepala Distrik di Kabupaten Merauke Diingatkan Bekerja Lebih Optimal dan Efektif

  • 07 Mei 2026 18:17 WIB
  •  Merauke

RRI. CO. ID, Merauke - Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengingatkan para kepala distrik yang ada di wilayah setempat untuk melaksanakan tugas dengan optimal serta efektif. Terutama dalam melakukan finalisasi Renstra (Rencana Strategis) distrik yang diharapkan segera diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati Merauke Yosep Gebze dalam sambutannya pada kegiatan Optimalisasi dan Efektivitas Kinerja Kepala Distrik se Kabupaten Merauke, Pencanangan Desa Statistik dan Penandatanganan Surat Dukungan Sensus Ekonomi tahun 2026, di Merauke Kamis 7 Mei 2026.

Secara teknis Bupati minta jajaran Bapperida untuk membantu kepala distrik guna mempercepat finalisasi Renstra dimaksud. Selain itu, kepala distrik juga harus proaktif jika ada pemeriksaan dari BPKP maupun dari Inspektorat. Dan untuk meningkatkan mutu dan kualitas SDM Merauke jajaran distrik wajib ikut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan dan penyelenggaraan pendidikan di masing-masing distrik.

"Sudah seharusnya kita bersinergi untuk memajukan pendidikan semua jenjang baik TK, SD, SMP dan SMA, supaya kita lihat proses pembelajaran berjalan baik atau tidak. Segala urusan wajib di tingkat distrik atensinya harus lebih ditingkatkan. Tingkatkan semangat gotongroyong dan sinergi demi menciptakan kemajuan pembangunan daerah, " Ucapnya.

Kesempatan yang sama dilanjut dengan Pencanagan Desa Cinta Statistik sekaligus Penandatanganan Surat Dukungan Sensus Ekonomi. Tujuan utama sensus ekonomi adalah menyediakan data dasar yang akurat dan menyeluruh mengenai struktur, karakteristik, dan kegiatan usaha (non-pertanian) di Indonesia.

Data ini krusial untuk merumuskan kebijakan pembangunan, mengidentifikasi tren ekonomi digital/lingkungan, serta memetakan persebaran UMKM hingga perusahaan besar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Merauke, Cendana Murti Nuryana Sri Hapsara, S. ST mengatakan, Desa Cantik yang dilaksanakan ini masuk pada seri keempat. Tahun sebelumnya sudah dilakukan pembinaan aparatur desa di Kurik, Tanah Miring dan Semangga. Tujuan pembinaan adalah supaya aparatur desa atau kampung memahami kegiatan statistik.

Selain itu, kegiatan ini untuk melakukan standardisasi data statistik sehingga data yang dihasilkan dari desa sudah memenuhi prinsip satu data Indonesia yang sudah terstandar. Sekaligus akan membentuk agen-agen statistik pada level desa/kampung. Sehingga pembangunan desa nantinya akan lebih tepat sasaran dan terukur yang didasari dengan data yang sudah terstandar dengan baik dan akurat.

Tahun ini pembinaan desa cantik akan dilaksanakan di tiga desa yakni distrik Semangga yakni di Kuprik, Sidomulyo dan Muram Sari. Khusus desa cantik 2026 ini bertujuan untuk mendukung data sensus ekonomi nasional 2026, mahami variabel sosial ekonomi dalam kegaiatan sensus ekonomi.

Sementara itu, untuk sensus ekonomi 2026 merupakan agenda besar nasional membutuhkan dukungan semua pihak terutama para lurah, distrik dan aparat kampung.

"Sensus ekonomi akan dilaksanakan dalam bulan Mei sampai Agustus 2026. Ini penting karena akan menyediakan berbagai macam indikator ekonomi," kata kepala BPS.

Sensus ini akan memotret berbagai macam lini ekonomi yang sudah berkembang. Dari sisi lingkungan, ekonomi digital, dan masih banyak lagi. Cakupannya cukup banyak sehingga butuh kerja sama dan kolaborasi yang baik.

Kesempatan yang sama Bupati Merauke menambahkan untuk mendukung sensus tersebut perlu ada atensi khusus karena data tersebut mendukung data sosial ekonomi nasional.

Untuk memastikan kerjasama dan dukungan pelaksanaan sensus, dilakukan MoU atau penandatanganan surat dukung sensus ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....