Ratusan Siswa di Merauke Mulai Mengikuti Olimpiade Minat Bakat Siswa

  • 06 Mei 2026 09:48 WIB
  •  Merauke

RRI. CO. ID, Merauke - Pembukaan pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festifal Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2026 Tingkat Kabupaten Merauke mulai digelar yang dibuka langsung Bupati Merauke Yoseph B. Gebze. Upacara pembukaan berlangsung di halaman kantor Bupati Merauke diikuti seluruh perwakilan siswa/siswi dari satuan Pendidikan dari jenjang SD hingga SMA/SMK dan guru pendamping, Rabu 6 Mei 2026.

Bupati Merauke Yosep B. Gebze mengatakan Pembukaan Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional atau O2SN, Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional atau FLS3N, dan Olimpiade Sains Nasional atau OSN,

Merupakan program melatih minat dan bakat siswa untuk tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga cerdas secara emosional dan juga memiliki keterampilan sesuai dengan bakat dan kemampuannya.

“ Oleh karena itu, dalam momen yang baik ini, para siswa yang sudah disiapkan oleh para guru sekalian akan menentukan kemampuannya, mengasah kemampuannya. Berkompetisi dengan teman-teman sebaya,” ungkap Bupati Yoseph.

Ia mengatakan ada beberapa hal yang menjadi perhatian seluruh peserta olimpiade yaitu pertama Kita diajak untuk senantiasa bersyukur karena diberikan kesehatan, baik jasmani maupun rohani. “ Pada kesempatan ini, kita dilatih untuk menjaga kesehatan jasmani kita. Kita diminta untuk setiap saat bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan fisik, terutama olahraga untuk menjaga kebugaran kita. Iya, menjaga kesehatan fisik kita. Karena tentunya kalau orang sehat secara intelektual, sehat secara fisik dan emosional, dia akan menjadi manusia Indonesia yang seutuhnya” ucapnya.

Dikatakan Sekolah harus menjadi tempat di mana anak-anak dilatih, dibimbing, dan didampingi, sehingga menjadi pribadi yang kuat, baik secara mental, fisik dan juga sehat serta memiliki intelektual yang baik.

Bupati juga menambahkan Kompetisi adalah hal yang biasa. Yang harus di jaga adalah agar Siswa-siswi peserta olimpiade mampu menjaga sportivitas. Karena Olahraga adalah salah satu aktivitas manusia yang melatih untuk menjaga sportivitas. Selain itu harus saling menghargai, dan saling menghormati. Karena tidak ada kompetisi yang dilakukan hanya untuk satu orang. “ Iya, kompetisi dilakukan itu karena kita punya lawan beberapa orang. Sehingga di situlah kompetisi terjadi.

Yoseph Gebze berharap seluruh peserta mampu melaksanakan kompetisi dengan sportif dan baik dalam menunjukkan bakat maksimal dan juga akan keluar sebagai juara pada kompetisi-kompetisi yang akan dilaksanakan di Tingkat Kabupaten untuk selanjutnya dapat mewakili daerah ke jenjang lebih tinggi yakni Tingkat Provinsi dan Nasional.

“ Saya menyampaikan terima kasih kepada kita semua, khususnya para siswa yang mengambil bagian dalam kegiatan ini, baik O2SN, FLS3N, dan OSN. Dan tunjukkan sportivitas kalian. Tunjukkan apa yang menjadi keharusan bagi kalian untuk melaksanakan aktivitas ini. Di bawah bimbingan para guru, juga mungkin nanti ada wasit dan lain sebagainya. Aturan harus kita pedomani bersama. Kesepakatan harus kita pedomani bersama, sehingga apa yang ingin kita capai itu benar-benar bisa terjadi dan para siswa sekalian bisa terus mengasah kemampuan hari ini dan hari-hari yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol mengtakan kegiatan lomba O2SN, FLS3N, dan juga OSN tingkat Kabupaten Merauke Ini merupakan program nasional yang dikawal dari kabupaten dan terbaik-terbaik akan lanjut ke tingkat provinsi dan kemudian ke tingkat nasional.

Siswa yang terlibat dalam kegiatan ini 502 siswa, dan didampingi dengan guru-guru olahraga yang sudah mempersiapkan anak-anak untuk mengikuti kegiatan ini. Dan kegiatan ini dilaksanakan selama 2 minggu, dan tersebar dibeberapa venue tempat pertandingan dan perlombaan dilaksanakan.

“ untuk atletik dilapangan Musamus, kemudian di GOR, dan kemudian eh yang tenis meja eh ada beberapa titik-titik pelaksanaan yang sudah ditentukan. Dan ini akan dilaksanakan kurang lebih sekitar 2 minggu,” ucap Romanus.

Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi ruang untuk pengembangan bakat yang ada pada anak-anak, terutama melalui bakat olahraga dan seni, sehingga Mampu menjadi media untuk anak-anak bisa menampilkan kreativitas anak-anak, sesuai dengan talenta yang dimiliki

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....