Diskriminasi Jadi Musuh Utama Penanganan HIV
- 05 Mei 2026 11:25 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Pokja Litbang KPA Merauke, dr. Inge Silvia, menegaskan diskriminasi menjadi tantangan terbesar dalam penanganan HIV di masyarakat. Pernyataan itu disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektor di Sekretariat KPA Merauke, Selasa 5 Mei 2026.
Menurutnya, target nasional menuju 2030 tidak hanya menekan infeksi baru dan angka kematian, tetapi juga menghapus stigma terhadap orang dengan HIV. Diskriminasi dinilai menjadi penghambat utama dalam upaya pengobatan dan pencegahan.
| Baca juga: Polres Merauke Tingkatkan Patroli Miras |
“Zero pertama tidak ada infeksi baru, kedua tidak ada kematian, dan ketiga tidak ada diskriminasi,” ujarnya. “Karena diskriminasi adalah pembunuh nomor satu bagi orang dengan HIV.”
Ia menjelaskan banyak pasien enggan berobat karena takut diketahui statusnya oleh lingkungan sekitar. Bahkan, ada yang memilih datang diam-diam atau menunda pengobatan hingga kondisi memburuk.
Selain itu, pengobatan HIV harus dilakukan secara rutin karena obat hanya menekan virus, bukan menyembuhkan sepenuhnya. Jika pengobatan dihentikan, virus dapat kembali berkembang dan memperburuk kondisi pasien.
KPA Merauke berharap seluruh pihak dapat menghilangkan stigma terhadap HIV di masyarakat. Dengan penerimaan yang lebih baik, HIV dapat dengan mudah ditanggulangi dan dicegah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....