Strategi STOP Kunci Tekan HIV Merauke

  • 05 Mei 2026 11:18 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Pokja Litbang KPA Merauke, Inge Silvia, menyebut pemerintah mengusung strategi nasional bertajuk STOP untuk menekan kasus HIV menuju target 2030. Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan HIV dan IMS di Sekretariat KPA Merauke, Selasa 5 Mei 2026.

Strategi tersebut merupakan pendekatan terpadu yang dimulai dari sosialisasi masif kepada masyarakat hingga penanganan medis berkelanjutan. Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong deteksi dini kasus HIV.

“Strateginya itu STOP, artinya sosialisasi terus dilakukan, kemudian temukan dengan cara periksa darah, lalu obati,” ujarnya. “Satu-satunya cara mengetahui HIV adalah dengan pemeriksaan darah, jangan takut.”

STOP ini adalah Suluh atau Sosialisasi dimana 95% masyarakat paham HIV, Temukan 95% statusnya, Obati 95% Orang Dengan HIV/AIDS mendapat terapi ARV, Pertahankan 95% Orang Dengan HIV/AIDS yang ARV tidak terdeteksi virusnya.

Ia menjelaskan pemerintah menargetkan minimal 95 persen masyarakat mendapatkan sosialisasi terkait HIV. Namun hingga kini masih banyak warga yang enggan melakukan tes karena takut jarum suntik atau hasil pemeriksaan.

Padahal, menurutnya, pengobatan HIV di Indonesia masih diberikan secara gratis oleh pemerintah. Hal ini berbeda dengan beberapa negara lain yang membebankan biaya tinggi kepada pasien.

Melalui strategi STOP, KPA Merauke berharap masyarakat semakin terbuka untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan sejak dini. Dengan demikian, penyebaran HIV dapat ditekan dan kualitas hidup pasien tetap terjaga.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....