Pdt. Elisabeth Wejai: Kebangkitan Yesus Membawa Harapan
- 06 Apr 2026 14:11 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke: Ibadah Perayaan Fajar Paskah Jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Jemaat Ottow Merauke berlangsung khidmat di gedung Gereja GKI Ottow, Jalan Yobar 1 Merauke, Papua Selatan. Ibadah memperingati Kebangkitan Yesus Kristus tersebut dilakukan pada hari Minggu, 5 April 2026, pukul 05:00 WIT seusai jalan Pawai Obor Paskah yang diikuti ratusan jemaat gereja.
Dalam renungan dari bacaan kitab Markus 16 : 1 - 8 yang diberi tema khotbah Kebangkitan Yesus Membawa Harapan, Pdt. Elisabeth Wejai, S.Si menyampaikan bahwa kata Paskah dalam bahasa Ibrani yaitu Pesach memiliki arti Lewatkan. "Paskah dalam bahasa Ibrani yaitu Pesach, Pesach memiliki arti Lewatkan, bila dikaitkan dengan perjanjian di dalam alkitab dapat diartikan melewati maut" Ucap Pdt. Elisabeth Wejai,S.Si.
| Baca juga: Pdt. Orpah : Kebangkitan Yang Mengubahkan |

Pdt Wejai menambahkan bahwa Pesach memiliki arti lewatkan, dalam kaitannya dengan perjanjian di Alkitab dan peristiwa Kebangkitan Yesus Kristus berarti Yesus telah melewati maut melalui pengorbanan kematian-Nya di kayu salib. Kebangkitan Yesus memiliki kuasa dalam kematian yang memberi pesan bahwa maut telah dilewatkan atau dikalahkan oleh Yesus.
Pdt. Wejai menjelaskan, jika Yesus tidak bangkit maka sia-sialah pemberitaan tentang keagungan Allah yang membawa pengharapan baru bagi umat manusia. Peristiwa Kebangkitan Yesus bukan sekedar sejarah dan perayaan gerejawi, melainkan bukti adanya kehidupan setelah kematian untuk penyelamatan kehidupan manusia serta kemenangan iman dan sukacita bagi orang percaya.
| Baca juga: Pdt. Semelina : Pilihan Yang Sempurna |
Pdt. Elisabeth Wejai,S.Si berpesan, Paskah adalah undangan untuk mengalami kehidupan baru dan pertobatan iman melalui kesetiaan dan ketaatan kepada Tuhan. Sehingga umat diharapkan dapat mengalami perjumpaan dengan Tuhan dan meninggalkan bentuk dosa dan tidak hidup dalam keras hati serta merasa nyaman atas perbuatan dosa.
Selain itu umat diingatkan untuk hidup dengan membuka diri dan menyalibkan kedagingan dosa, sebab kuasa dan pertolongan Tuhan dapat bekerja dengan sempurna bagi setiap umat yang sungguh-sungguh mengalami pertobatan iman. Diakhir khotbahnya, umat diajak menjadi saksi Kristus dan pembawa berita tentang Kristus yang hidup mengalahkan maut, melalui kehidupan keluarga, pelayanan dan pekerjaan yang mencerminkan Kristus hadir dan hidup dalam setiap pribadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....