Peluncuran Fortembang Awal Babak Baru Komitmen Bagi Pembangunan
- 31 Mar 2026 19:03 WIB
- Merauke
RRI. CO. ID, Merauke -JERAT Papua lahir karena satu keyakinan sederhana namun mendasar bahwa rakyat terutama perempuan, anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, masyarakat adat dan orang asing Papua berhak untuk didengar bukan sekedar dijadikan sebagai objek pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Direktur JERAT Papua Jimmy Biay dalam laporannya pada peluncuran
Forum Tematik Kelompok Rentan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Fortembang) yang berlangsung di Halogen Hotel, Selasa 31 Maret 2026.
Menurutnya selama ini Musrembang terlalu sering menjadi ritual prosedural tanpa makna nyata bagi kelompok pelaksanaannya. " Hari ini dengan hadirnya Fortembang dan panduan pelaksanaannya, kita memulai babak baru sebuah komitmen bahwa pembangunan harus direncanakan bersama rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat," Ungkap Jimmy Biay.
Dikatakan JERAT Papua menegaskan bahwa partisipasi bermakna mensyaratkan tiga hal utama yakni yang pertama ruang berbicara yang aman bagi kelompok Rentan." Ruang berbicara jaminan bahwa aspirasi mereka benar-benar masuk ke dalam maupun perencanaan dan anggarannya dan pengawasan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan, " Ucapnya.
Ditambahkan sbagai organisasi yang bekerja langsung ke akar rumput, kami memahami betapa mahalnya harga yang harus dibayar oleh masyarakat adat ketika hak mereka diabaikan tidak didengar dan program itu tidak terbatas pada mereka anggaran tidak efektif dan kepercayaan kepada pemerintah semakin hari semakin sedikit," Ucapnya.
Jimmy Biay menambahkan Papua Selatan berdiri di persimpangan sejarah sebagai daerah otonom baru dan kawasan strategis nasional ada peluang besar sekaligus meskipun besar percepatan pembangunan tanpa pelipatan orang asli Papua hanya akan melahirkan kemajuan tersebut yang tidak berangkat dan tidak bertahan maka volume Ini bukan sekedar acara ini adalah penegasan bahwa orang asli Papua adalah subjek bukan penonton dalam pembangunan di tanah mereka sendiri.
Kepada seluruh peserta disampaikan untuk menyampaikan aspirasi dengan berani dan jujur dalam forum inilah ruang yang dibuka untuk suara Anda dan JERAT Papua berkomitmen untuk akan terus mendampingi dan dokumentasikan dan advokasi setiap rekomendasi yang dihasilkan bahwa benar-benar tercermin dalam RKPD 2027 dan anggarannya.
" terima kasih kepada pemerintah provinsi Papua Selata, program skala, seluruh OPD, tokoh perempuan, tokoh Pemuda dan semua pihak yang telah mewujudkan forum bersejarah ini. semoga pertemuan hari ini menjadi benih yang tumbuh dan menjadi tradisi partisipasi yang kuat mengakar dan berkelanjutan demi Papua Selatan.
Fortembang melibatkan lebih dari 100 peserta yang hadir dalam forum ini. Mereka berasal dari unsur pemerintah daerah, antara lain Bapperida Kabupaten Merauke, Bappeda Kabupaten Asmat, Bappeda Kabupaten Boven Digoel, dan Bappeda Kabupaten Mappi, serta sejumlah organisasi masyarakat sipil, dan jaringan masyarakat sipil (JMS).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....