Papua Selatan luncurkan Fortembang, Perkuat Partisipasi Kelompok Rentan

  • 31 Mar 2026 18:23 WIB
  •  Merauke

RRI. CO. ID, Merauke -Pemerintah Provinsi Papua Selatan secara resmi meluncurkan Forum Tematik Kelompok Rentan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Fortembang) sebagai langkah strategis untuk memperkuat partisipasi bermakna masyarakat, khususnya kelompok rentan, dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Peluncuran Fortembang dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Selatan bersama mitra pembangunan dan organisasi masyarakat sipil, yaitu Asisten | Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Papua Selatan, Dr. Agustinus Joko Guritno, M.Si., bersama Kepala BAPPERIDA Provinsi Papua Selatan, Dr. Ulmi Listianingsih Wayeni, S.Sos., M.M., GEDSI Lead Program SKALA, Lisa Noor Humaidah, serta Direktur Jaringan Kerja Rakyat Papua (JERAT), Jimmy Biay di Merauke, Selasa 31 Maret 2026.

Peluncuran Fortembang menjadi bagian dari rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027, sekaligus implementasi komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pembangunan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan. masyarakat.

Dalam sambutannya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Papua Selatan, Dr. Agustinus Joko Guritno, M.Si., menekankan pentingnya penguatan partisipasi masyarakat sebagai amanat otonomi khusus yang mendorong penguatan peran Orang Asli Papua (OAP) dan kelompok rentanyang harus diimplementasikan secara nyata dalam seluruh tahapan perencanaan pembangunan daerah.

"Kehadiran Fortembang merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun kelompok masyarakat yang tertinggal dalam proses pembangunan. Fortembang menjadi instrumen penting dan wujud afirmasi kebijakan daerah yang lebih terbuka dan partisipatif, serta memastikan aspirasi masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat dalam program kerja pemerintah ke depan," ujar Agustinus.

Penyelenggaraan Fortembang ini tak lepas dari sinergi dan kolaborasi multipihak.Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendapatkan dukungan teknis dari Program SKALA (Kemitraan Australia Indonesia untuk Akselerasi Layanan Dasar), The Asia Foundation (TAF), serta organisasi masyarakat sipil seperti JERAT Papua Selatan. Dukungan kemitraan ini bertujuan untuk menjadikan penyelenggaraan Fortembang lebih sistematis, terarah, terlembaga,dan mampu memberdayakan kelompok masyarakat.

GEDSI Lead SKALA, Lisa Noor Humaidah, menyampaikan pentingnya forum Fortembang sebagai bagian dari penguatan sistem perencanaan pembangunan yang inklusif.

Inisiatif Fortembang menjadi pemodelan pertama di Provinsi Papua Selatan dan wilayah Tanah Papua.

" Apa yang dilakukan Papua Selatan ini adalah langkah konkret untuk memastikan partisipasi semua elemen masyarakat dalam perencanaan pembangunan. Apa yang dilakukan Papua Selatan menjadi model penting, tidak hanya di wilayah Papua tetapi juga dalam penguatan praktik pembangunan inklusif di tingkat nasional," ungkap Lisa

Peluncuran Forum Tematik Kelompok Rentan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Fortembang) ini ditandai dengan penabuhan Tifa/Kandara oleh Asisten | Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Papua Selatan, Dr. Agustinus Joko Guritno, M.Si., didampingi Kepala BAPPERIDA Provinsi Papua Selatan, Dr. Ulmi Listianingsih Wayeni, S.Sos., M.M., GEDSI Lead Program SKALA, Lisa Noor Humaidah, serta Direktur Jaringan Kerja Rakyat Papua (JERAT), Jimmy Biay.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....