Rukyatul Hilal di Lampu Satu Fokus Pantau Hilal
- 19 Mar 2026 10:03 WIB
- Merauke
RRI. CO. iD, Merauke -Tim Rukyatul Hilal Provinsi Papua akan melaksanakan pengamatan hilal untuk penentuan 1 Syawal di Pantai Lampu Satu pada Kamis, 19 Maret 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari Kemenag, BMKG, Pengadilan Agama, hingga akademisi IAIN.
Berdasarkan data astronomis, posisi hilal di wilayah Merauke saat ini sudah berada di atas ufuk namun dengan ketinggian yang sangat rendah. Tim ahli mencatat ketinggian hilal hanya mencapai 0,9 derajat dengan jarak elongasi sebesar 4 derajat 0,4 menit.
"Di Papua sendiri di Merauke, memang sudah di atas ufuk, tapi sangat kecil kemungkinan untuk bisa terlihat," ujar Ketua Tim Hisab Rukyat Papua, Dr. Hendra Y. Rahman. Ia menjelaskan bahwa kondisi serupa juga terjadi di wilayah barat Indonesia seperti Aceh yang masih di bawah kriteria Imkanur Rukyah.
Kecilnya kemungkinan hilal terlihat membuka peluang terjadinya istikmal atau penggenapan bulan Ramadan menjadi 30 hari. Jika hal ini terjadi, maka penetapan 1 Syawal secara resmi kemungkinan besar jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.
Meskipun terdapat potensi perbedaan penentuan tanggal dengan ormas Muhammadiyah, pihak Hisab Rukyat menilai hal tersebut sebagai dinamika yang wajar.
Pemerintah telah memberikan ruang bagi perbedaan tersebut selama tetap menjaga kerukunan antarumat beragama.
Hasil pengamatan dari Pantai Lampu Satu nantinya akan segera dilaporkan secara berjenjang menuju sidang isbat di tingkat pusat. Keputusan akhir mengenai jatuhnya hari raya tetap menunggu pengumuman resmi dari Menteri Agama Republik Indonesia.
Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan menunggu hasil koordinasi resmi dari otoritas yang berwenang. Bingkai persatuan dan kesatuan harus tetap dijunjung tinggi terlepas dari adanya perbedaan teknis dalam penghitungan kalender hijriah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....