Monika Modesta : Melihat Terang di dalam Kristus
- 16 Mar 2026 08:34 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Acara Mutiara Pagi Pro 1 RRI Merauke, pada Minggu 15 Maret 2026 menghadirkan narasumber Monika Modesta Agustina Bangun, S.Ag., Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke. Dalam renungan tersebut, ia mengangkat tema “Melihat Terang di Dalam Kristus” yang bersumber dari bacaan Injil Yohanes 9:1,6-9,13-17,34-38.
Dalam renungannya, Monika menjelaskan kisah Yesus yang menyembuhkan seorang buta sejak lahir. Ia menuturkan bahwa pada masa itu masyarakat Yahudi sering mengaitkan cacat sejak lahir dengan dosa, baik dosa pribadi maupun dosa orang tuanya. Namun, menurutnya, Yesus justru menunjukkan bahwa peristiwa tersebut menjadi kesempatan agar karya Allah dinyatakan melalui hidup manusia.
Ia juga menjelaskan bahwa kesembuhan yang dialami orang buta tersebut bukan sekadar pemulihan fisik, tetapi juga perjalanan iman. Orang yang sebelumnya hidup dalam kegelapan akhirnya mengalami terang dan mengenal Yesus secara bertahap hingga percaya kepada-Nya.
Lebih lanjut ia mengatakan perjalanan iman itu terlihat dari pengakuan orang yang disembuhkan. Awalnya ia hanya menyebut Yesus sebagai seseorang yang menyembuhkan dirinya, kemudian mengakui-Nya sebagai nabi, hingga akhirnya menyatakan iman dan menyembah-Nya sebagai Tuhan.
| Baca juga: Garam dan Terang Dunia |
Monika menilai bahwa kisah Injil tersebut menunjukkan bahwa iman tidak bersifat statis. Menurutnya, iman dapat bertumbuh melalui pengalaman hidup, pergumulan, bahkan konflik yang dialami seseorang.
Di sisi lain, ia menyoroti sikap kaum Farisi yang justru menolak kenyataan mukjizat yang terjadi. Meskipun mereka dapat melihat secara fisik, sikap keras hati membuat mereka tidak mampu menerima karya Allah yang nyata di hadapan mereka.
Melalui renungan tersebut, ia mengajak umat untuk merefleksikan kehidupan pribadi, khususnya pada masa Pra-Paskah. Masa ini dinilai sebagai kesempatan untuk membuka hati, memperdalam iman, serta membiarkan Tuhan menerangi hati manusia.
Monika juga menegaskan bahwa dalam tradisi Gereja Katolik, Kristus dipahami sebagai terang dunia yang mampu menghalau kegelapan dosa. Oleh karena itu, umat diajak untuk kembali kepada Tuhan, menyadari kelemahan diri, dan membangun hidup yang lebih baik sesuai kehendak Allah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....