Johanes Gluba Gebze Soroti Sejarah Merauke

  • 06 Feb 2026 06:46 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke: Mantan Bupati Kabupaten Merauke, Johanes Gluba Gebze, menyampaikan pandangannya terkait sejarah dan kepemimpinan Merauke pada Jum'at, 6 Februari 2026. Ia mengaitkan perjalanan sejarah wilayah tersebut dengan pembentukan pemerintahan, masyarakat adat, dan pelayanan gereja.

Johanes menjelaskan bahwa sejarah Merauke erat kaitannya dengan masyarakat adat, khususnya orang Marind yang mendiami wilayah dari Kondo hingga Tidor. Wilayah tersebut juga diapit oleh kelompok masyarakat lain seperti Buyu, Mandoko, Mafi, Ali, dan Asmat.

“Sejarah itu terbingkai menjadi satu dalam wilayah pemerintahan dan wilayah pelayanan gereja pada saat itu,” ujar Johanes Gluba Gebze.

Ia menyebutkan bahwa pelayanan Gereja Katolik di Merauke berada di bawah Keuskupan Agung Merauke yang dikelola oleh kongregasi MSC. Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah sosial dan keagamaan di Merauke.

Johanes juga mengulas peringatan peristiwa sejarah Kota Merauke yang berlangsung pada 12 hingga 14 Februari 1902. Selain itu, ia menyampaikan bahwa Gereja Katolik masuk ke Merauke pada 14 Agustus 1905.

Dalam keterangannya, ia menyinggung perubahan status pemerintahan wilayah dari Irian Barat, kemudian Irian Jaya, hingga menjadi Papua. Ia menyebutkan bahwa perubahan tersebut merupakan bagian dari dinamika sejarah pemerintahan daerah.

Ia juga menyampaikan pengalamannya saat memimpin Kabupaten Merauke dengan luas wilayah sekitar 119.789 kilometer persegi. Kondisi geografis tersebut disebut memengaruhi pengelolaan dan pengembangan wilayah pemerintahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....