Mengenang LB Moerdani di Merauke

  • 03 Feb 2026 10:06 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Di hamparan tanah datar yang sunyi di Merauke, tepatnya di Distrik Tanah Miring, berdiri sebuah monumen yang menyimpan jejak penting sejarah militer dan perjalanan bangsa. Tugu itu dikenal sebagai Tugu LB Moerdani, sebuah penanda yang mengingatkan pada peran besar seorang tokoh militer dalam menjaga keutuhan wilayah Indonesia, termasuk di wilayah paling timur ini.

Monumen ini berada di kawasan Kampung Yasa Mulya, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, tepat di jalur poros Jalan LB Moerdani yang menjadi akses utama masyarakat setempat. Kawasan ini dapat ditempuh sekitar 35 menit dari pusat kota Merauke melalui jalur darat.

Di sekitar tugu, suasana pedesaan masih terasa kuat. Jalan poros, lahan pertanian, serta permukiman warga menjadi latar yang mengelilingi monumen ini. Letaknya yang berada di persimpangan jalan membuat tugu ini mudah dikenali, sekaligus menjadi titik orientasi bagi warga sekitar.

Sejarah dan Kehadiran Tugu

Nama LB Moerdani merujuk pada Leonardus Benyamin Moerdani, seorang jenderal TNI yang memiliki peran penting dalam operasi militer Indonesia, termasuk dalam upaya pembebasan Irian Barat.

Tugu ini dibangun untuk mengenang peristiwa penerjunan pasukan Indonesia di Papua pada 4 Juni 1962 yang dipimpin oleh LB Moerdani. Monumen ini kemudian diresmikan pada 2 Oktober 1989 sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pejuang dalam merebut Irian Barat dari tangan Belanda.

Bagi masyarakat Merauke, tugu ini bukan sekadar simbol militer, tetapi juga penanda sejarah perjuangan yang pernah terjadi di tanah ini.

Di Mata Warga Tanah Miring

Bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi, Tugu LB Moerdani sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Tri Prasetyo Sugestiawan, warga Distrik Tanah Miring, mengaku sejak kecil telah akrab dengan keberadaan tugu tersebut.

“Dari dulu tugu ini sudah ada. Kami sering lewat, kadang duduk di sekitar sini. Tapi semakin ke sini, kami juga mulai tahu kalau ini bagian dari sejarah,” ujarnya.

Menurut Tri, meski tidak semua warga memahami detail sejarahnya, tugu tersebut tetap memiliki makna tersendiri.

“Ini jadi pengingat kalau daerah kami juga punya cerita penting. Bukan cuma kota besar saja yang punya sejarah,” tambahnya.

Pandangan Generasi Muda

Seiring perkembangan zaman, pemahaman tentang sejarah mulai berubah, terutama di kalangan generasi muda.

Galang Meilandri, seorang mahasiswa di Merauke, melihat Tugu LB Moerdani sebagai ruang belajar yang terbuka.

“Kalau kita bicara sejarah, jangan hanya di buku. Tempat seperti ini juga penting. Tugu ini bisa jadi media belajar langsung bagi anak muda,” katanya.

Ia menilai, perlu ada upaya lebih untuk mengenalkan sejarah di balik tugu tersebut kepada masyarakat luas.

“Harus ada informasi yang jelas di lokasi. Jadi orang yang datang tidak hanya lihat, tapi juga mengerti,” ujarnya.

Suara Tokoh Pemuda

Sementara itu, tokoh pemuda Merauke, Ahmad Irawan, memandang Tugu LB Moerdani sebagai simbol yang harus dijaga bersama.

“Ini bukan sekadar tugu, tapi bagian dari sejarah bangsa. Kita sebagai generasi muda punya tanggung jawab untuk merawat dan menjaga,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya merawat situs sejarah sebagai bagian dari identitas daerah.

“Kalau kita tidak peduli, lama-lama bisa hilang maknanya. Padahal ini bagian dari perjalanan panjang bangsa kita,” tambah Ahmad.

Antara Sejarah dan Masa Kini

Tugu LB Moerdani di Tanah Miring berdiri dalam kesederhanaannya, namun menyimpan makna yang tidak sederhana. Ia menjadi pengingat bahwa sejarah tidak hanya terjadi di pusat kekuasaan, tetapi juga di daerah-daerah yang jauh dari sorotan.

Di tengah aktivitas masyarakat yang terus berjalan, tugu ini tetap berdiri, menjadi saksi bisu perjalanan waktu.

Bagi sebagian orang, mungkin ia hanya bangunan biasa. Namun bagi mereka yang memahami, Tugu LB Moerdani adalah potongan cerita yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini, sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap daerah memiliki perannya dalam sejarah bangsa.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....