Mediasi Sukses Buka Pemalangan Bandara Kimaam
- 30 Jan 2026 06:49 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Polsek Kimaam bersama instansi terkait berhasil memediasi pembukaan aksi pemalangan Bandara Kimaam. Aksi yang dilakukan masyarakat Kampung Kiworo tersebut sempat menghambat layanan transportasi udara.
Kamis 29 Januari 2026, pukul 09.00 WIT, digelar rapat mediasi di Aula Kantor Distrik Kimaam. Pertemuan dipimpin Pemerintah Distrik dan dihadiri seluruh pihak berkonflik guna mencari solusi damai.
Kapolsek Kimaam beserta anggota hadir bersama perwakilan Koramil, Danpos Satgas 123, pihak bandara, Lembaga Masyarakat Adat (LMA), tokoh adat, serta masyarakat Kampung Kiworo. Musyawarah diawali dengan doa dan sambutan dari Kepala Distrik.
Dalam sambutannya, Kapolsek Kimaam menekankan pentingnya menyelesaikan masalah melalui jalur dialog. Ia mengingatkan bahwa aksi pemalangan justru merugikan kepentingan bersama, khususnya akses transportasi publik.
“Kami mengimbau semua pihak menyelesaikan masalah dengan musyawarah. Penutupan bandara sangat menghambat aktivitas dan pelayanan untuk masyarakat luas,” tegas Kapolsek.
Perwakilan warga Kiworo menjelaskan, aksi dilakukan karena ketidakpuasan terhadap proses ganti rugi tanah bandara yang dinilai tidak adil. Mereka merasa kompensasi tidak tepat sasaran.
Tokoh adat dan Ketua LMA kemudian memberikan penjelasan mengenai sejarah kepemilikan tanah adat. Mereka sepakat meminta agar bandara segera dibuka kembali demi kemaslahatan bersama.
Hasil mediasi berujung pada kesepakatan untuk membuka sasi dan pemalangan. Pada pukul 12.00 WIT, semua pihak bergerak bersama ke lokasi untuk membuka penutupan akses.
Rangkaian kegiatan dari dialog hingga eksekusi berjalan lancar, aman, dan kondusif. Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah awal penyelesaian tuntas masalah ganti rugi dengan cara yang lebih kooperatif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....