Polairud: Pencarian KM Bintang Laut Bersinergi
- 29 Jan 2026 06:06 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke: Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan kapal KM Bintang Laut di perairan Arafura resmi ditutup pada Selasa, 27 Januari 2026. Penutupan operasi dilakukan setelah seluruh unsur SAR gabungan melaksanakan upaya pencarian sesuai prosedur dan waktu yang ditetapkan.
Kasat Polairud Polres Merauke AKP M. Chandra mengatakan, pihaknya menerima informasi awal terkait tenggelamnya KM Bintang Laut dan langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Sejak awal, pencarian dilakukan dengan sistem satu pintu agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif.
| Baca juga: Kapolres Berikan Bantuan untuk Mama Papua |
“Begitu kami menerima informasi, langsung kami koordinasikan dengan semua unsur. Intinya satu pintu agar pencarian bisa dilakukan bersama-sama tanpa tumpang tindih,” ujar AKP Chandra.
Ia menyebutkan, selama proses pencarian, tim SAR gabungan menghadapi kendala utama berupa faktor alam dan cuaca yang tidak bersahabat. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang tidak dapat dihindari dalam operasi di wilayah perairan.
Meski demikian, seluruh personel yang terlibat tetap berupaya maksimal sesuai kemampuan dan peralatan yang dimiliki. Sinergi antarinstansi, seperti Basarnas dan Polri, terus dijaga selama operasi berlangsung.
AKP Chandra menambahkan, ke depan diperlukan peningkatan koordinasi dan berbagi pengalaman antarinstansi agar pelaksanaan operasi pencarian dapat berjalan lebih optimal. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....