Bupati Thomas: Bangun Asrama Harus Disertai Tata Kelola

  • 31 Jul 2025 18:59 WIB
  •  Merauke

KBRN, Merauke: Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo melontarkan kritik tajam terhadap rencana pembangunan asrama siswa oleh Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Ia menilai pembangunan asrama tanpa tata kelola dan pengawasan yang baik justru berpotensi menjadi masalah baru.

Dalam dialog interaktif RRI Merauke bersama Ketua Komisi III DPR Papua Selatan, Thomas menyoroti bahwa asrama-asrama yang tidak diawasi dengan baik bisa berubah fungsi menjadi tempat tinggal umum yang tidak mendukung iklim belajar siswa. “Saya dapat informasi pemerintah provinsi mau bangun asrama. Tapi kalau tidak dikelola dengan baik, nanti lama-lama jadi sarang penyamun juga. Anak-anak dari kampung tinggal di asrama, tapi karena tidak ada pengurus dan pengawasan, orang tua pun ikut tinggal di sana. Akhirnya asrama jadi seperti pesanggrahan," ujar Thomas.

Ia meminta agar pembangunan asrama tidak hanya berhenti pada fisik bangunan, tapi juga disertai sistem tata kelola yang jelas dan pengawasan yang ketat. Menurutnya, fokus anggaran harus dievaluasi agar tidak digunakan secara sembarangan dan berdampak negatif.

Thomas pun mengajak Ketua Komisi III DPRP Papua Selatan, Dominikus Ulukyanan, untuk menjadi penyambung suara rakyat kepada eksekutif. “Saya harap Pak Domin bisa menyuarakan hal ini dalam rapat bersama Dinas Pendidikan. Kolaborasi provinsi dan kabupaten harus diperkuat,” ucapnya.

Langkah Bupati Asmat ini mencerminkan komitmen serius pemerintah kabupaten dalam memastikan setiap anggaran pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi masa depan anak-anak Papua Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....