Kampung Ayumka Menjadi Titik Pelaksanaan HUT RI
- 17 Jun 2025 05:31 WIB
- Merauke
KBRN, Merauke : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggelar rapat persiapan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 pada tanggal 17 Agustus 2025. Dalam rapat tersebut dipersiapkan salah satu kampung terisolir di Kabupaten Boven Digul menjadi tempat pelaksanaan Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 80 tahun 2025.
Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Gubernur Papua Selatan, Senin (16/6/2025) yang dipimpin langsung Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa dan Rapat tersebut melibatkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala biro dilingkup pemprov setempat.
" Dijadwalkan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 pada 17 Agustus 2025 nantinya berlangsung di Kampung Ayumka, Distrik Ambatkwi, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dimana Kampung ini masih terisolir dan memiliki medan yang sangat sulit terjangkau, " Ungkapnya.
Dikatakan kses jalan ke kampung itu sebenarnya sudah ada namun kondisi badan jalan rusak berat, berbentuk seperti parit/kolam ditengah badan jalan.
Dalam rapat, Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa menjelaskan bahwa kini Pemprov Papua Selatan hendak mencoba hal-hal yang sifatnya rutinitas yakni keluar sedikit demi sedikit. Lantaran, jika terkungkung dengan hal-hal yang sifatnya rutinitas maka bakal susah menyentuh masyarakat yang jauh dan masih terisolir.
Terkait itu, Gubernur Apolo Safanpo bakal fokus memimpin upacara 17 Agustus peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di ibu kota Provinsi Papua Selatan yakni di Merauke.Sementara Wakil Gubernur Paskalis Imadawa akan memimpin upacara 17 Agustus peringatan HUT Kemerdekaan RI di kabupaten, khususnya di kampung terisolir. Kedepan nantinya bakal dilakukan secara bergilir tiap tahun.
" Tahun ini dijadwalkan akan dilakukan di Kabupaten Boven Digoel tepatnya di Kampung Ayumka, Distrik Ambatkwi. Sementara tahun depan direncanakan bakal digelar di Kabupaten Mappi" Ucapnya.
"Ini salah satu cara untuk mendorong agar ada akses kesana, yakni ke daerah terpencil,"ujarnya.
Terkait kesiapan upacara di kampung, Paskalis meminta kepada masing -masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemprov Papua Selatan agar dapat berpartisipasi mendukung terlaksananya upacara di Ayumka.
"Nanti kita bagi dinas dan biro untuk menangani dan mempersiapkan upacara di Ayumka, dinas dan biro yang sudah ditugaskan tahun ini, tahun depan dinas biro lain yang akan bertugas lagi, jadi bergilir," Ucapnya.
Ia berharap sikap proaktif dari setiap dinas dan badan yang ada.Para kepala dinas dan badan diharapkan berpikir untuk saving sebagian anggaran untuk pelaksanaan upacara di Ayumka.
Dari 38 provinsi di Indonesia, Papua Selatan membuat yang membuat terobosan baru yakni menetapkan upacara peringatan Kemerdekaan RI di kampung terisolir dan juga di ibu kota provinsi.
Untuk diketahui kampung Ayumka termasuk salah satu kampung terisolir. Jalan dari ibu kota Kabupaten Boven Digoel ke kampung itu sekitar 16 kilo meter, belum ada akses jalan kesana. Ada sebuah sungai/kali yang hanya digusur.
Ia menyebut, direncanakan pada Jumat (20/6/2025) nanti, ada pertemuan dengan beberapa perusahaan di Boven Digoel membahas terkait bantuan mereka lebih dahulu melakukan penggusuran disekitar area badan jalan sehingga terbentuk kembali.
Upacara 17 Agustus 2025 Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Kampung Anyumka itu di ketuai oleh Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....