H. Abdul Qadir : Ikhlas tanpa tapi
- 16 Mar 2026 06:58 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Dalam renungan berbuka puasa Pro 1 RRI Merauke, Rabu 11 Maret 2026, narasumber H. Abdul Qadir Arief mengajak umat Islam memaknai puasa sebagai sarana melatih keikhlasan dalam beramal. Menurutnya, menjelang waktu berbuka merupakan momen tepat untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki niat.
Ia menjelaskan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mendidik spiritualitas seseorang agar memiliki karakter mukmin yang matang. Salah satu nilai utama yang harus tumbuh dari ibadah puasa adalah keikhlasan dalam setiap perbuatan.
H. Abdul menjelaskan dalam kajian para ulama, ikhlas berarti memurnikan niat hanya kepada Allah serta membersihkan amal dari sikap riya dan pamrih. Nilai keikhlasan membuat seseorang tidak bergantung pada pujian maupun penilaian manusia.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam, kualitas amal tidak hanya dilihat dari besar kecilnya perbuatan, tetapi dari niat yang menyertainya. Amal yang kecil bisa bernilai besar jika dilakukan dengan ikhlas.
Menurutnya, puasa memiliki karakter yang unik karena ibadah tersebut tidak dapat dilihat secara langsung oleh manusia. Hal itu menjadikan puasa sebagai latihan kejujuran spiritual karena hanya Allah yang mengetahui apakah seseorang benar-benar berpuasa atau tidak.
Ia menilai, dalam kehidupan modern, banyak aktivitas sosial dan keagamaan yang berpotensi kehilangan nilai keikhlasan karena dorongan popularitas dan pencitraan. Karena itu, umat Islam diingatkan untuk mengembalikan orientasi amal semata-mata kepada Allah.
H. Abdul mengajak masyarakat untuk meluruskan niat dan mengosongkan hati dari harapan terhadap balasan manusia. Dengan demikian, setiap amal yang dilakukan akan bernilai ibadah dan membawa ketenangan batin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....