Habib Mifta: Zakat dan Pajak Membersihkan Harta

  • 06 Mar 2026 12:56 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Habib Mifta Al Hamid, SH, mengajak umat Islam memaknai bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT, terutama melalui ibadah zakat, infak, dan sedekah. Hal tersebut disampaikan dalam siaran renungan berbuka puasa Pro 1 RRI Merauke, Kamis 05 Maret 2026.

Dalam renungannya, ia menjelaskan bahwa Ramadhan merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak amalan, salah satunya berbagi kepada sesama melalui zakat dan sedekah yang memiliki nilai keutamaan tinggi.

Menurutnya, harta yang dimiliki manusia pada hakikatnya bukan semata hasil usaha pribadi, melainkan titipan dari Allah SWT yang di dalamnya terdapat hak orang lain, terutama kaum miskin dan mereka yang membutuhkan.

Selain kewajiban zakat dalam ajaran Islam, Habib Mifta juga menyinggung pentingnya kewajiban membayar pajak sebagai bentuk ketaatan kepada negara. Ia menilai pajak merupakan bagian dari tanggung jawab warga negara dalam mendukung pembangunan dan pembiayaan kepentingan umum.

Habib Mifta juga menjelaskan bahwa zakat dan pajak memiliki beberapa persamaan, di antaranya sama-sama bersifat wajib bagi pihak yang memenuhi ketentuan serta memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan oleh lembaga yang berwenang.

Meski demikian, terdapat pula perbedaan antara keduanya. Zakat merupakan ibadah yang memiliki nilai spiritual dan ketentuan yang diatur dalam Al-Qur’an serta hadits, sementara pajak merupakan kewajiban administratif yang diatur oleh negara melalui peraturan perundang-undangan.

ia menegaskan bahwa membayar pajak tidak menggugurkan kewajiban zakat bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat nisab. Oleh karena itu, seorang Muslim tetap berkewajiban menunaikan keduanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan kepatuhan kepada negara.

Habib Mifta juga mengingatkan masyarakat agar tidak takut menjadi miskin karena mengeluarkan zakat atau sedekah. Dalam ajaran Islam, kata dia, setiap harta yang dikeluarkan di jalan Allah akan diganti dengan pahala dan keberkahan yang berlipat ganda.

Rekomendasi Berita