Janu Santoso : Fikih Thaharah
- 05 Mar 2026 08:58 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : RRI Pro 1 Merauke menyiarkan renungan berbuka puasa bertema fikih thaharah pada Minggu, 1 Maret 2026. Renungan tersebut disampaikan oleh Janu Santoso, S.Pd.I., M.Pd untuk para pendengar setia menjelang waktu berbuka.
Dalam renungannya, Janu Santoso mengajak umat Islam mensyukuri pertemuan dengan bulan Ramadan sebagai momentum penyucian diri. Ia menekankan bahwa Islam mengajarkan keseimbangan antara kebersihan jasmani dan kesucian rohani.
Ia menjelaskan, tidak sah shalat tanpa wudhu dan tidak diterima ibadah tanpa bersuci. Hal tersebut merujuk pada firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 222 tentang kecintaan Allah kepada orang-orang yang bertaubat dan menyucikan diri.
Lebih lanjut, ia mengutip Surah Al-Mā’idah ayat 6 yang menjadi dasar kewajiban wudhu dan mandi wajib sebelum melaksanakan shalat. Menurutnya, ajaran tersebut menunjukkan pentingnya kebersihan sebelum menghadap Sang Pencipta.
Dalam renungannya, Janu Santoso juga menyampaikan hadis riwayat Muslim tentang keutamaan wudhu yang dapat menggugurkan dosa pada setiap tetesan air. Wudhu, katanya, bukan hanya membersihkan anggota tubuh, tetapi juga menjadi cahaya di hari kiamat sebagaimana hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
Ia menambahkan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga momentum membersihkan hati dari penyakit seperti sombong, iri, riya, dan dengki. Penyucian rohani dapat dilakukan melalui taubat, dzikir, dan keikhlasan dalam beramal.
Diakhir renungannya, ia mengajak pendengar menjadikan Ramadan sebagai bulan penyucian total, baik lahir maupun batin. Kebersihan jasmani dan rohani, menurutnya, akan menghadirkan ketenangan hidup serta kecintaan dari Allah dan sesama manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....