Dirjen Lahan dan Irigasi Pantau Tiga Lokasi Sawah Petani Merauke

  • 31 Mei 2026 08:55 WIB
  •  Merauke

RRI. CO. iD, Merauke -Dirjen Lahan dan Irigasi Kementrian Pertanian RI Dr. Hermanto bersama rombongan meninjau langsung lahan sawah petani Merauke di tiga titik yang disinyalir mengalami penurunan produksi disebabkan faktor cuaca dan hama.

Peninjauan tersebut dilakukan pada Kampung Yasamulya Sp2 dan Kampung Waninggap Miraf Sp5 Distrik Tanah Miring dan Kampung Sidomulyo Distrik Semangga. Turut hadir dalam pantauan itu Dandim 1707/Merauke, Kepala dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBun) dan jajaran, PPL serta petani, Sabtu 30 Mei 2026.

Dirjen Lahan dan Irigasi Hermanto usai melakukan pantauan mengatakan kunjungan kerja ini berawal dari adanya pemberitaan atau isu bahwa di Merauke terjadi kegagalan panen, dan pihaknya menindak lanjuti berdasarkan instruksi Menteri Pertanian untuk segera melakukan pengecekan dilapangan.

" Kalau memang itu terjadi penurunan produksi itu disebabkan oleh apa. Dan tadi kita sama-sama telah melihat dengan tiga titik lokasi, dan ternyata hampir semua lokasi itu memang terjadi penurunan produksi hanya tidak secara signifikan, " Ujarnya.

Ia menuturkan penurunan kualitas produksi ini memang lebih banyak disebabkan oleh cuaca yang ekstrim dan curah hujan tinggi kemudian juga diiringi dengan serangan hama tapi ini masih dalam rentang bisa dikendalikan oleh petani sehingga tidak Puso, tapi masih mendapatkan hasil di musim rendengan.

Ia menegaskan intinya, kedepan untuk mengefektifkan konsolidasi antara petani, penyuluh dan juga dinas dalam rangka bersama mengawal pengendalian hama.

" Dan tadi teman-teman sudah coba mengkonsolidasikan dan memastikan kedepan hama dapat diminimalisir. Karena hama kita tidak dapat dihindari tapi bisa dikendalikan supaya tidak menjadi satu ledakan, " Ucap Hermanto.

Ditambahkan pengendalian perlu dilakukan dengan cara kekompakan semua stakeholder termasuk petani, penyuluh dan dinas sehingga menjadi satu kesatuan gerakan pengendalian hama penyakit secara terpadu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....