Jamu Lebih Ditekankan untuk Pencegahan Penyakit

  • 17 Sep 2026 09:35 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke: Christin Ulorlo, SKM Takelmas, Kesjaor dan Kesehatan Tradisional menyatakan Takelmas kesjaor & Kesehatan Tradisional Jamu masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di Papua Selatan, terutama melalui pengolahan obat tradisional di tingkat rumah tangga. Selain membuat sendiri dengan memanfaatkan tanaman yang ditanam di pekarangan, jamu juga banyak diperoleh dari penjual tradisional yang masih beredar di sejumlah wilayah.

Cristin menjelaskan pemanfaatan jamu yang beredar di masyarakat umumnya masih tergolong sebagai produk tradisional. Sebagian diproduksi dalam skala rumah tangga dan telah memiliki izin edar, sementara sebagian lainnya belum memiliki izin edar sehingga tetap membutuhkan pengawasan dari instansi terkait.

Pengawasan terhadap peredaran jamu dilakukan melalui jajaran kesehatan, termasuk Puskesmas. Petugas secara berkala melakukan pemantauan terhadap sejumlah titik penjualan jamu guna memastikan produk yang dikonsumsi masyarakat tetap memenuhi ketentuan dan tidak menimbulkan risiko bagi Kesehatan masyarakat.

Dari sisi manfaat, jamu lebih diarahkan sebagai bagian dari upaya preventif atau pencegahan penyakit, bukan sebagai pengobatan atau tindakan kuratif. Konsumsi jamu dapat dimanfaatkan untuk mendukung vitalitas dan daya tahan tubuh, namun tidak dapat menggantikan pengobatan medis ketika seseorang mengalami penyakit.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak menjadikan jamu sebagai satu-satunya pilihan dalam menangani penyakit. Penggunaan jamu, khususnya untuk tujuan kesehatan, perlu dilakukan secara bijak dan tetap memperhatikan keamanan bahan serta proses pengolahannya.

Pengawasan dari tenaga kesehatan dinilai penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penggunaan obat tradisional secara tepat. Dengan demikian, keberadaan jamu tetap dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tanpa mengabaikan pengobatan medis yang dibutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....