Jamu Didorong Jadi Gaya Hidup Sehat
- 17 Sep 2026 09:36 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan mendorong perubahan pandangan masyarakat terhadap jamu yang selama ini hanya identik dengan pengobatan tradisional, rasa pahit, dan dikonsumsi ketika sakit. Jamu dinilai dapat dikembangkan menjadi bagian dari pola hidup sehat masyarakat, termasuk di kalangan generasi muda.
Waluyo, S. Kep., Ners, Kepala Seksi Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan, mengatakan pengobatan tradisional merupakan bagian dari upaya kesehatan yang telah dikenal masyarakat sejak sebelum berkembangnya obat-obatan modern.
| Baca juga: Gaya Hidup Jadi Pemicu Diabetes |
Ia mengatakan, pengobatan tradisional memiliki beragam bentuk, mulai dari tindakan seperti akupuntur dan pijat hingga pemanfaatan bahan alam dalam bentuk makanan, minuman maupun ramuan kesehatan. Jamu menjadi salah satu bagian dari pengobatan tradisional yang masih memiliki potensi untuk dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini.
“Menjamu masa depan itu berarti mendudukkan jamu sebagai bagian dari tren kesehatan modern, dikemas secara menarik dan higienis supaya anak-anak muda ii semuanya bisa menikmati rasa enaknya.” Ucap Waluyo ketika dialog di RRI Merauke.
Waluyo menyebut Papua Selatan memiliki potensi bahan alam lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk jamu, salah satunya olahan berbahan buah merah. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari pengembangan jamu yang lebih sesuai dengan karakteristik dan sumber daya lokal.
Ia pun menambahkan, perubahan kemasan dan cara memperkenalkan jamu dapat menjadi salah satu langkah untuk menghilangkan kesan bahwa jamu merupakan produk kuno yang hanya dikonsumsi orang tua atau ketika seseorang sedang sakit. Jamu dapat dikemas dengan konsep yang lebih modern, seperti minuman herbal dengan tampilan menarik maupun produk herbal dalam bentuk kapsul yang terstandarisasi.
Promosi jamu juga dapat diarahkan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif. Misalnya, minuman seperti beras kencur dan kunyit asam dapat diperkenalkan sebagai pilihan minuman harian dengan penyajian yang lebih menarik sehingga lebih mudah diterima moleh semua kalangan masyarakat. Dinas Kesehatan berharap, pemanfaatan jamu tidak hanya dipandang sebagai warisan pengobatan masa lalu, tetapi juga dapat terus berkembang sebagai salah satu pilihan dalam mendukung perilaku hidup sehat masyarakat di Papua Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....