Ibu Sakit Tetap Bisa Beri ASI
- 07 Agt 2026 14:23 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,Merauke : dr. Meyke Mardelis Rangga Buah, Sp.A, Dokter Spesialis Anak RSUD Merauke, menjelaskan bahwa bayi yang tidak memperoleh Air Susu Ibu (ASI) eksklusif lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan, terutama pada saluran pencernaan. Selain itu, kondisi ibu yang sedang sakit tidak selalu menjadi alasan untuk menghentikan pemberian ASI.
dr. Meyke mengatakan ASI mengandung berbagai komponen kekebalan tubuh yang berfungsi melindungi saluran cerna bayi dari infeksi. Sebaliknya, pemberian susu formula yang tidak sesuai atau proses penyajiannya yang kurang higienis dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Ia menjelaskan bahwa kondisi kesehatan ibu juga perlu diperhatikan dalam proses menyusui. Namun, sebagian besar ibu yang sedang sakit tetap dapat memberikan ASI selama tidak memiliki kondisi medis tertentu yang menjadi kontraindikasi.
Sementara itu, bagi ibu yang sedang menjalani perawatan setelah melahirkan atau belum mampu menyusui secara langsung, ASI tetap dapat diberikan kepada bayi melalui proses pemerahan atau menggunakan pompa ASI. Cara tersebut dinilai tetap memberikan manfaat yang sama bagi bayi.
Menurut dr. Meyke, metode pemberian ASI perah juga diterapkan pada bayi prematur atau bayi yang menjalani perawatan intensif di ruang neonatal. ASI dapat diberikan secara bertahap sesuai kondisi bayi, bahkan dalam jumlah yang sangat sedikit sekalipun.
"Pada bayi prematur yang dirawat di ruang perawatan intensif, ASI perah tetap diberikan, bahkan setetes kolostrum pun memiliki manfaat besar untuk mendukung daya tahan tubuh dan proses pemulihan bayi," ujar dr.Meyke. jumat 07 agustus 2026.
Ia mengimbau para ibu agar tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami kendala selama menyusui. Dengan pendampingan yang tepat, sebagian besar ibu tetap dapat memberikan ASI kepada bayinya sehingga kebutuhan nutrisi dan kekebalan tubuh bayi tetap terpenuhi secara optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....