Pengabdian Bidan di Pedalaman Papua

  • 05 Mei 2026 12:35 WIB
  •  Merauke

RRI.Co.ID,Merauke : Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Papua Selatan, Iriani Winoto Gebze, membagikan pengalaman awal penugasannya sebagai bidan desa di wilayah pedalaman dengan akses dan fasilitas yang sangat terbatas.

Ia menjelaskan bahwa penugasan pertamanya berada di tiga kampung yang saling berdekatan, yakni Kampung Tugu, Kumabang, dan satu kampung lainnya. Saat itu, masyarakat setempat masih dalam tahap awal mengenal pelayanan pemerintah, termasuk layanan kesehatan.

Iriani menjelaskan selama bertugas, kondisi kehidupan masyarakat masih sangat sederhana, bahkan sebagian masih menggunakan pakaian dari kulit kayu. Keterbatasan transportasi juga menjadi tantangan, di mana distribusi obat-obatan harus dilakukan melalui jalur sungai menggunakan rakit sederhana.

“Ada semangat dalam hati untuk menerapkan ilmu yang saya dapatkan. Ketika bisa menolong persalinan dan ibu serta bayi sehat, itu menjadi kebanggaan dan panggilan mulia sebagai seorang bidan.”ujar Iriani saat narasumber di RRI merauke.

Pada awal penugasan, ia sempat bekerja bersama satu rekan bidan. Namun, setelah rekannya menikah, ia harus melanjutkan tugas seorang diri, termasuk melayani persalinan dan pengobatan masyarakat di wilayah tersebut.

Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, ia mengaku tetap memiliki semangat untuk mengabdikan ilmu yang telah diperoleh demi membantu masyarakat. Baginya, keberhasilan menolong persalinan dengan kondisi ibu dan bayi sehat menjadi kebanggaan tersendiri dalam menjalankan profesinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....