Waspada Tren 'Branch' yang Meningkatkan Resiko Diabetes
- 24 Okt 2025 13:12 WIB
- Merauke
KBRN, Merauke : dr. I Putu Oka, Sp.PD, menyoroti bahaya pola makan tidak teratur seperti menggabungkan sarapan dan makan siang yang dapat mengganggu siklus hormon insulin dan meningkatkan resiko diabetes, sebagaimana disampaikan dalam Dialog RRI Merauke pada (23/10/2025). Dokter Spesialis Penyakit Dalam tersebut menekankan pentingnya makan sesuai jam untuk menjaga kesehatan tubuh.
"Tren anak muda sekarang, terutama pekerja kantoran sibuk, yaitu 'Branch,' singkatan dari breakfast and lunch," ujar dr. I Putu Oka. Pola makan ini tidak direkomendasikan karena dapat mengacaukan ritme hormon insulin yang memiliki siklus puncak dan penurunan tertentu.
dr. I Putu Oka menyarankan agar makan dilakukan sesuai jadwal, bukan berdasarkan rasa lapar yang subjektif. Misalnya, sarapan pukul 7-8 pagi, makan siang pukul 12-13 siang, dan makan malam selesai sebelum pukul 8 malam untuk menghindari gangguan kesehatan.
Selain itu, dokter tersebut menganjurkan selingan sehat seperti buah atau susu rendah gula pada pukul 10 pagi dan 4 sore. Hal ini membantu menjaga kadar gula darah stabil dan mencegah lonjakan insulin yang tidak teratur.
Makan malam yang terlambat dapat memaksa lambung bekerja keras saat tubuh seharusnya beristirahat, menurut dr. I Putu Oka. Jika pola ini berlangsung lama, resiko sakit lambung dan diabetes akan meningkat karena hormon insulin dipaksa bekerja di luar siklusnya.
"Hormon, yaitu insulin, memiliki siklus peredaran, kapan puncaknya dan kapan ia mulai turun," ujar dokter tersebut tentang pentingnya tidak mengganggu ritme alami tubuh. Menurutnya, tubuh manusia dirancang sempurna oleh Tuhan dengan siklus hormon yang harus dijaga agar terhindar dari penyakit kronis.
dr. I Putu Oka mengingatkan agar tidak mengikuti tren populer yang dapat merusak kesehatan jangka panjang. Dengan menjaga pola makan teratur, resiko diabetes dapat diminimalisir dan kesehatan tubuh tetap optimal. (Cut Acmer Dhara Vona, Universitas Musamus)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....