Waspada Hepatitis B, Penyakit 'Mahal' Yang Mengintai

  • 03 Okt 2025 08:40 WIB
  •  Merauke

KBRN, Merauke : Menyambut Pekan Peduli Hepatitis B, Spesialis Penyakit Dalam, dr. Marcelino Ricardo Sp.P.D., mengimbau kita semua untuk waspada terhadap virus mematikan ini. Hal tersebut ia sampaikan dalam Dialog RRI Merauke, pada Jumat, 3 Oktober 2025.

"Melalui Pekan Peduli Hepatitis B, kami mengingatkan masyarakat, pemerintah, dan tenaga kesehatan akan bahayanya penyakit kronis yang sulit ditangani sampai saat ini," ujarnya. Menurutnya, dampak yang paling ditakuti dari Hepatitis B adalah terjadinya komplikasi sirosis (pengerutan hati) dan kanker hati, sehingga perlunya penanggulangan yang tepat baik dari medis maupun program pemerintah.

dr. Marcelino Ricardo menganggap bahwa Hepatitis B merupakan penyakit sophisticated (mahal) sebab penyakit ini memakan banyak biaya dari pemerintah. Berbeda dengan komplikasi lain seperti penyakit kuning yang lebih mudah ditangani, sirosis dan kanker hati akan menemani pasien selama sisa hidupnya, yang mana jika masuk dalam anggaran penanganan asuransi nasional, maka negara akan menanggungnya dalam jangka waktu panjang.

"Ini bukan masalah di Indonesia saja, ini masalah global, bahkan WHO juga berkata demikian," ucap Dokter Spesialis Penyakit Dalam itu. Baginya, hal terpenting adalah bagaimana kita memutus mata rantai agar tidak terjangkit virus mematikan ini maupun menularkannya kepada orang lain.

Pencegahan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi dari tiga tungku. Kepedulian masyarakat, peningkatan tenaga medis, serta penyebaran program pemerintah mengenai pencegahan virus Hepatitis B.

Menurutnya, peran pemerintah di sini sangat krusial, terutama dalam memfasilitasi peralatan medis yang digunakan untuk pemeriksaan. Ia berharap, kualitas peralatan medis dapat ditingkatkan lebih baik lagi agar pelayanan kesehatan terhadap masyarakat lebih optimal, terutama dalam mencegah dan menangani Hepatitis B ini. (Cut Acmer Dhara Vona, Universitas Musamus)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....