Dokter: Hepatitis B Bebani Negara,Cegah Penularan Sejak Dini

  • 03 Okt 2025 07:53 WIB
  •  Merauke

KBRN,Merauke: Hepatitis B masih menjadi salah satu penyakit dengan pembiayaan tinggi oleh pemerintah. Penyakit yang menyerang organ hati ini kerap menimbulkan komplikasi serius seperti sirosis dan kanker hati, bahkan menjadi beban pembiayaan jangka panjang bagi negara.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Marselino Richardo, MSc, SpPD-KGEH, dokter spesialis penyakit dalam RSUD Merauke, dalam dialog kesehatan terkait peringatan Pekan Hepatitis. Hepatitis B ini memakan banyak biaya dari pemerintah dalam mengatasi akibatnya. Dua komplikasi yang paling ditakuti adalah sirosis atau pengerutan hati, dan kanker hati.

Menurutnya kedua kondisi tersebut berjalan bertahun-tahun bahkan bisa menemani pasien selama sisa hidupnya. Penyakit Hepatitis B bukan hanya menjadi persoalan nasional, tetapi juga masalah global yang mendapat perhatian serius dari WHO. Oleh karena itu, upaya pencegahan penularan menjadi langkah paling penting.

“Hal terpenting adalah bagaimana memutus mata rantai penularan agar orang tidak menderita, dan bagaimana mencegah pasien yang sudah terinfeksi agar tidak menularkan kepada orang lain maupun anak yang baru lahir,” ujar dokter Marcelino saat dialog kesehatan di RRI meauke jumat (03/10/2025).

Ia menjelaskan persoalan kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab tiga tungku. Masyarakat harus peduli dengan kesehatan untuk meningkatkan kesadaran. Tenaga medis juga harus aktif melakukan skrining dan pengobatan, sementara pemerintah berperan dalam memastikan ketersediaan vaksin dan terapi.

dokter menambahkan bahwa terapi pengobatan Hepatitis B telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan, meski dalam pelaksanaannya masih terkendala pada ketersediaan bahan pemeriksaan di fasilitas kesehatan.

“Untuk terapi memang ditanggung oleh BPJS. Namun ada beberapa pemeriksaan yang tergantung pada ketersediaan bahan di institusi kesehatan. Peringatan Pekan Hepatitis diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara masyarakat, tenaga medis, dan pemerintah guna menekan angka penularan penyakit tersebut

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....