Jaga Jantung, Waspadai Hipertensi Sejak Dini

  • 29 Sep 2025 10:14 WIB
  •  Merauke

KBRN, Merauke : Hipertensi masih menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian akibat penyakit jantung. Hal ini disampaikan oleh dr. Takwin Dainur, Sp.PD dalam Dialog Interaktif "Merauke Sehat" yang disiarkan Radio Republik Indonesia (RRI) Merauke, Senin (29/9/2025).

Menurut dr. Takwin, penyakit jantung tetap menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia hingga saat ini. Pada pada tahun 2021, kasus kematian akibat penyakit kardiovaskuler mencapai angka 18 hingga 19 juta jiwa.

Diperkirakan jumlah tersebut akan terus meningkat. Pada tahun 2025 ini, proyeksinya mencapai 20 hingga 21 juta jiwa, menunjukkan tren yang terus mengkhawatirkan secara global.

dr. Takwin juga mengatakan salah satu penyebab utamanya adalah hipertensi. Data menunjukkan bahwa 50 persen dari kasus kematian akibat penyakit kardiovaskuler disebabkan oleh tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol atau tidak terdeteksi sejak dini.

“Waspada hipertensi itu merupakan salah satu cara menjaga jantung kita. 50 persen akibat penyakit kardiovaskuler itu, ada hipertensi yang berkontribusi di dalamnya,” ujar dr. Takwin.

Lebih lanjut dr. Takwin menegaskan mewaspadai hipertensi menjadi langkah awal yang penting dalam menjaga kesehatan jantung. Dengan deteksi dini dan perubahan gaya hidup sehat, risiko komplikasi berat dapat dikurangi secara signifikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....